20.1 C
New York
Rabu, Desember 17, 2025
BerandaPemerintahanKetua DPRD Cilegon Geram Industri Langgar Komitmen Perbaiki JLS

Ketua DPRD Cilegon Geram Industri Langgar Komitmen Perbaiki JLS

-

CILEGON, SSC – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Fakih Usman Umar nampaknya geram dengan  industri yang dinilai langgar komitmen membantu pemerintah untuk memperbaiki Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang ambrol akibat banjir awal tahun lalu.

Hal ini ditanggapi Fakih setelah mengetahui dana industri yang ada hanya terkumpul sekitar Rp. 800 juta. Nilai ini jauh dari ekspektasi karena komitmen industri dengan Pemerintah Cilegon ditarget mencapai Rp 2,5 miliar untuk perbaikan JLS.

“Bukanya sudah ada komitmen dari industri untuk membantu Pemkot Cilegon untuk memperbaiki JLS ini. Saya sih praktis aja, kalau susah membantu pemerintah enggak usah lewat situ. Tutup aja jalannya. Enggak punya rasa memiliki terhadap Cilegon,” kata Fakih dengan nada marah saat ditemui Selatsuda.com di ruang kerjanya,” Kamis (27/9/2018).

Ia meminta, agar seluruh industri peka dengan kondisi tersebut dan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat. Industri, kata dia, jangan hanya mementingkan keberlangsungan bisnis  semata.

“Coba sih industri berpikir positif pembangunan JLS ini. Kita (Pemkot Cilegon,red) sudah menganggarkan hampir puluhan miliar untuk pembangunan ini. Sekarang jalan lagi begini, haruslah ada perhatian dari para industri,” ucapnya.

Menurutnya, selama keberadaan JLS memberikan banyak keuntungan untuk para industri karena akses jalan difasilitasi pemkot. Ia berharap, agar industri bisa berkomitmen dan kelanjutan perbaikan JLS dapar segera dilakukan.

“Kalau memang anggaran dari patungan industri ini tidak mencukupi perbaikan JLS, silahkan minta bantuan dari CCSR (corporate social responsibility) gabungan perusahaan,” pungkasnya.

Semenetara itu, Koordinator Industri Cilegon, Malim Hander Joni juga sependapat dengan apa yang dilakukan oleh Ketua DPRD Cilegon (Fakih Usman Umar) terhadap komitmen para industri untuk memperbaiki JLS.

“Kalau Pak Ketua Dewan geram, saya juga geram dengan komitmen dari industri maupun perusahaan ini karena tidak sesuai harapan dari proposal. Namanya kita (tim kordinator) minta bantuan dari orang jadi harus menunggu. Soalnya dari puluhan industri yang ada di Cilegon yang komitmen membantu kurang lebih 10 industri dan pelaku usaha saja,” ucap Joni saat dikonfirmasi.

Meski dana yang terkumpul tidak sesuai keinginan, kata Joni, perbaikan jalan akan tetap dilanjutkan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor.

“Untuk mencegah longsor di musim hujan, perbaikan JLS akan tetap dikerjakan. Kemungkinan Senin (1/10/2018) mendatang dari tim kontraktor akan mulai dibangun. Kalaupun tadi Pak Ketua akan menutup JLS, tentu dampaknya tidak hanya dari arah Ciwandan saja, tapi seluruh Cilegon akan mengalami dampak macet total,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -