CILEGON, SSC – Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Cilegon, Babay Suhaemi diminta untuk bertanggung jawab atas raibnya mobil dinas (mobdis) DPRD setelah dipinjam mantan anggota Fraksi Golkar, Andi Kurniyadi pada Oktober 2017 lalu. Hingga saat ini mobil Toyota Innova dengan nomor polisi A 1007 R ini belum diganti.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Cilegon, Endang Effendi menegaskan, pinjam pakai mobdis yang hilang ini diperjanjikan dengan atas nama Babay Suhaemi. Menurutnya, apapun yang terjadi terhadap mobil tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab politisi Partai Gerindra itu.

“Kan dalam surat perjanjian pinjam pakai bukan atas nama Pak Andi tapi atas nama Babay Suhaemi. Jadi, yang harus bertanggung jawab mengembalikan mobdis yang raib Pak Babay bukan Pak Andi,” kata Endang kepada wartawan usai Sidang Paripurna Istimewa PAW sekaligus Rapat Paripurna Persetujuan Raperda Menjadi Perda Tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Cilegon,” Kamis (27/9/2018).

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Cilegon, Sofwan Marjuki menuturkan, mobil dinas yang hilang sudah tidak lagi menjadi persoalan. Hal itu dikatakannya setelah Badan Kehormatan mendapat surat dari Inspektorat Cilegon yang mana menyebut bahwa penggunaan mobdis itu menjadi tanggung jawab dari Babay Suhaemi.

“Udah enggak ada masalah lagi. Kita sudah terima surat dari Inspektorat Cilegon terkait masalah kendaraan yang hilang ini. Jadi, kalau dilihat dari surat perjanjian pinjam pakai kendaraan atas nama Babay Suhaemi dengan Pemkot Cilegon bukan atas nama Andi Kurniyadi,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Gerindra, Babay Suhaemi saat coba dikonfirmasi belum menjawab panggilan telepon yang dituju. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here