Ketua DPRD Cilegon, Fakih Usman Umar menunjukan Surat Usulan Pengajuan Pengangkatan dan Pelantikan Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati Sisa Masa Jabatan 2016-2021 yang ditandatangani olehnya saat di ruang kerjanya di DPRD Cilegon, Senin (15/4/2019). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Surat Usulan Pengangkatan dan Pengesahan Calon Wakil Walikota Terpilih, Ratu Ati Marliati Menjadi Wakil Walikota Cilegon Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021 diteken Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Fakih Usman Umar. Keputusan itu ditandatangani, Senin (15/4/2019) siang ini.

Surat pengangkatan usulan calon wakil walikota menjadi wakil walikota Cilegon ini berdasarkan nomor surat 17 1.1/626/DPRD tentang Usulan Pengangkatan dan Pengesahan Calon Wakil Walikota Terpilih Menjadi Wakil Walikota Cilegon Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021. Surat ini ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri RI, Tjahyo Kumolo melalui Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usman Umar menyatakan, pasca surat tersebut diteken selanjutnya akan langsung diserahkan ke eksekutif untuk diserahkan ke Kemendagri melalui Pemprov Banten.

“Sudah saya tandatangani surat permohonan pelatikan Bu Ati. Saya tidak menghambat proses pelatikan Bu Ati ke Kemendagri. Setelah dari saya, tinggal peranan dari eksekutif untuk melakukan koordinasi dengan Biro Pemerintahan Pemprov Banten,” kata Fakih kepada Selatsunda.com di ruang kerjanya, Senin (15/4/2019).

Fakih meminta, eksekutif dapat segera menyerahkan surat usulan tersebut ke Pemprov Banten agar pelantikan wakil walikota cepat diproses.

“Artinya surat usulan pengangkatan itu harus segera disampaikan ke Gubernur Banten (Wahidin Halim,red). Sehingga, dari Gubernur Banten bisa cepat diproses oleh Kemendagri. Agar Wakil Walikota segera dilantik oleh Gubernur Banten atas nama Kemendagri,” terangnya.

Terpisah, Walikota Cilegon, Edi Ariadi, mengaku sampai saat ini belum menerima usulan pengangkatan Ratu Ati dari DPRD Cilegon.

“Kalau sekarang saya belum terima. Mungkin kalau besok bisa saya terima dari DPRD. Besok, kalau usulannya saya terima dari DPRD langsung saya proses besok tuh ke Gubernur. Dari Gubernur baru diserahkan ke Kemendagri untuk cepat di proses,” akunya.

Menurut Edi, pelaksanaan pelantikan wakil walikota terpilih dimungkinkan akan digelar usai Pilpres dan Pileg. Mengingat, banyak hal yang dikerjakan oleh Kemendagri.

“Kaya saya aja berapa lama tuh hampir 1 bulan kan. Apalagi sekarang ada Pilpres dan Pileg. Kan rame juga di Kemendagri. Saya sih pengennya cepat dilantik. Kalau memang mau cepat dilantik harus cepat juga lah semuanya,” papar Mantan Kepala Bappeda Cilegon seraya tersenyum. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?