Produksi baja di salah satu perusahaan baja di Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi)

JAKARTA, SSC – Kinerja keuangan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tercatat makin membaik pada tahun 2021. Pabrik baja yang berlokasi di Cilegon membukukan laba bersih sebesar Rp 891,6 miliar pada 2021. Hal itu berdasarkan hasil laporan audit dari Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, firma anggota jaringan PwC global.

“Laba Krakatau Steel tahun 2021 semakin membaik. Labanya meningkat 174% dibandingkan tahun 2020. Selama 2 tahun berturut kami mencatatkan laba dan dengan tren yang meningkat, ini merupakan bukti bahwa Krakatau Steel telah sukses dalam melakukan restrukturisasi dan transformasi. Kami semakin yakin dengan masa depan Krakatau Steel,” ujar Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/4/2022).

Baca juga  1.780 Napi di Lapas Cilegon Diusulkan Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI ke-77

Ia menyatakan, kinerja Krakatau Steel dari sisi penjualan meningkat sebesar 59 persen di tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. Tercatat penjualan Krakatau Steel di tahun 2021 mencapai Rp30,9 triliun dibandingkan di tahun 2020 yang sebesar Rp19,4 triliun.

Kemudian dari sisi efisensi, Krakatau Steel juga menurunkan variable cost sebesar 7 persen dan menurunkan fixed cost sebesar 10 persen.

“Seiring dengan peningkatan kinerja, EBITDA  Krakatau Steel juga meningkat 60 persen menjadi sebesar Rp1,82 triliun dibandingkan EBITDA tahun buku 2020 yang sebesar Rp1,09 Triliun,” terangnya.

Krakatau Steel juga pada tahun lalu, Lanjut Silmy, telah membayar cicilan pokok sebesar Rp3,2 triliun sehingga total utang bank turun 7,6 persen dari sebelumnya Rp30,87 triliun menjadi Rp28,51 triliun.

Baca juga  Rotasi Mutasi ASN Lanjutan di Cilegon telah Digelar, Ini Respon Ketua DPRD Isro

“Selain itu total aset Krakatau Steel juga meningkat 8,2 persen dari Rp50,03 triliun menjadi Rp54,15 triliun,” pungkasnya. (Ronald/Red)