CILEGON,  SSC – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Banten memeriksa makanan yang dijual di atas kapal dan yang dijual di area Pelabuhan Merak, Cilegon. Pemeriksaan jelang angkutan Lebaran 2018 itu untuk memastikan makanan yang dijual higienis dan tidak kedaluarsa.

“Saat ini,  kita sudah mulai melaksanakan pemeriksaan sampel makanan di atas kapal dan di restoran pelabuhan.  Kita ambil sampling dan kalau ada temuan,  seperti obat expired, makanan yang kedaluarsa,  kita tarik,” ungkap Kepala Sub Bagian Tata Usaha KKP Kelas II Banten,  Rudi Hidayat,  Senin (28/5/2018).

Dari kapal yang siap dioperasikan saat mudik,  kata Rudi,  KKP telah memeriksa 10 kapal dengan cara sampling. Begitu juga dengan outlet makanan dari 26 pedagang di pelabuhan, turut diperiksa.

“Untuk hasil pemeriksaan sampel makanan dan minuman melalui laboratorium hasilnya belum selesai.  Karena pemeriksaan dengan pemeriksaan bakteriologi membutuhkan waktu 3-4 hari.  Kalau ada temuan akan kita tarik dan pengelola kapal akan kita berikan teguran,” paparnya.

Selain faktor makanan,  pengawasan sanitasi juga diperiksa di atas kapal. Sementara di area pelabuhan,  pegendalian risiko kesehatan baik pengaruh lalat,  nyamuk dan binatang lainnya juga diantisipasi untuk menekan penyebaran penyakit.

“Di atas kapal, kita periksa juga toiletnya,  sumber air,  cuci MCK-nya,  kebersihan di dapurnya termasuk kesehatan penjaja makanannya. Untuk di area pelabuhan, pengendalian resiko seperti nyamuk dan lalat juga kita laksanakan fogging dan spraying.  Ini masih terus dilakukan sampai 4 juni mendatang,” urainya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here