DPC Partai Demokrat Cilegon merekomendasi Bacalon Walikota Cilegon, Iye Iman Rohiman dan Bacalon Wakil Walikota Cilegon, Awab dalam konsolidasi DPC, PAC dan 43 Ranting Demokrt di Salah satu tumah makan di Cilegon, Senin(29/6/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON,SSC – DPC Partai Demokrat Kota Cilegon sepakat mengusung Bacalon Walikota Cilegon, Iye Iman Rohiman dan Bacalon Wakil Walikota Cilegon, Awab maju bertarung di Pilkada Cilegon. Dukungan ini ditunjukan dalam Konsolidasi DPC Demokrat Cilegon bersama 8 PAC dan 43 Ranting se-Kota Cilegon di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, Senin (29/6/2020).

Ketua DPC Demokrat Cilegon, Rahmatulloh mengatakan, bacalon Iye berdasarkan surat penugasan dari Demokrat telah menyelesaikan tugasnya mencari pendamping di Pilkada Cilegon. Tepat hari ini, Demokrat Cilegon mengumumkan bacalon wakil walikota Cilegon yang mendampingi Iye adalah Awab.

“Surat tugas dari DPP kepada bapak Iye Iman Rohiman, kalau tidak salah hari ini terakhir untuk melakukan mencari pasangan. Hari ini sudah terjawab, pasangan pak Iye adalah saudara Awab,” ujarnya.

Baca : Sepaham! PAN, Demokrat dan PPP Bakal Usung Awab-Iye

Ia menyatakan, pertimbangan Iye memilih Awab untuk menjadi pendamping sudah melalui proses komunikasi politik yang panjang. Bahkan di penghujung lobi terakhir saat iye diberi penugasan dalam menentukan pendamping, ada tiga nama bacalon wakil walikota Cilegon yang digodok. Namun setelah dikaji dan dianalisa, Ketua DPC Gerindra Cilegon, Awab lebih pas menjadi pendamping Iye.

“Kami sudah menimbang beberanapa nama wakil yang lain, ada 3 calon wakil. Setelah kita timbang-timbang kita lebih condong dengan pak Awab. Karena dari awal demokrat juga sudah berkomunikasi dengan 9 kandidat yang mendaftar ke Demokrat. Dan kelihatan yang lebih serius pak Iye dan pak Awab. Yang lain kita menunggu keseriusannya, hanya sebatas komunikasi-komunikasi biasa, tidak ada keseriusan,” tuturnya.

Soal status Awab masih melekat sebagai Ketua DPC Gerindra Cilegon, kata Rahmatulloh, hal itu tidak menjadi masalah bagi partainya. Selama partai yang memandatkan Awab sebagai Ketua DPC Gerindra Cilegon tidak mempermasalahkan maju menjadi bacalon wakil walikota Cilegon mendampingi Iye, hal itu justru menjadi kesempatan besar bagi tiga parpol koalisi mendorong bacalon berpasangan.

Baca juga : Demokrat Banten Restui Duet Iye-Awab Bertarung di Pilkada Cilegon

“Buat kami tidak menjadi masalah, selama yang memiliki badannya tidak berkeberatan, saya kira kenapa tidak kami ambil kesempatan ini. Kalau yang memiliki saja tidak mau mengambil, ya terpaksa kita harus mengambil,” terangnya.

Ia menyatakan, dengan Iye-Awab berpasangan serta telah terjalin koalisi tiga parpol yakni Demokrat, PAN dan PPP maka kursi dalam pengusungan Iye-Awab sebagai calon kepala dan wakil kepala daerah Kota Cilegon telah memenuhi syarat minimal 8 kursi. Jumlah itu yakni Demorkrat 2 kursi, PPP 2 Kursi dan PAN 4 kursi.

“Dan untuk mencari koalisi, sudah terjawab PAN, PPP dan Demokrat, 8 kursi. Cukup syarat untuk maju ke KPU,” tuturnya.

Ia mengharapkan, keputusan DPC Demokrat Cilegon mengusulkan Iye-Awab berpasangan adalah langkah yang benar-benar tepat. Ia berharap, restu ini dapat sejalan dengan keputusan DPP. Rencananya, kata Rahmatulloh, rekomendasi Awab-Iye dari DPP akan turun dalam waktu dekat.

“Dalam satu minggu ini, DPP akan menerbitkan sk rekomendasi tersebut,” paparnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here