Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto, Plt Ketua DPW PPP Banten, Subadri Ushuludin merestui Bacalon Walikota Cilegon dari PAN, Iye Iman Rohiman dan Bacalon Wakil Walikota Cilegon, Awab maju di Pilakda Cilegon saat bertemu di Ciomas, Kabupaten Serang., Minggu (28/6/2020). Foto screenshoot video

SERANG, SSC – Kesepahaman tiga partai antara PAN, Partai Demokrat dan PPP tampaknya sudah final untuk mengusung Bacalon Walikota Cilegon dari PAN, Iye Iman Rohiman dan Bacalon Wakil Walikota Cilegon, Awab maju dalam kontentasi Pilkada Kota Cilegon. Kesepahaman ini kembali dikuatkan dalam pertemuan antara Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto, Plt Ketua DPW PPP Banten, Subadri Ushuludin dengan pasangan bacalon di salah satu villa di Kabupaten Serang, Minggu (28/6/2020). Setelah sebelumnya pasangan bacalon juga telah mendapat restu dari Ketua DPD Demokrat Banten, Iti Octavia Jayabaya saat bertemu di Rangkasbitung, Lebak pada Jumat (27/6/2020) lalu.

Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto yang dikonfirmasi membenarkan pertemuan tersebut. Ia menyatakan, proses komunikasi politik antar ketiga parpol mendorong Iye dan Awab maju berpasangan sudah dijalin sejak lama. Diakhir penghujung lobi politik, kata Yandri, ketiga parpol satu paham bahkan akan sepakat merekomendasikan Iye-Awab maju di Pilkada Cilegon.

“Insya Allah. Tahapan itu kan sudah lama, penjajakan sudah lama, prosesnya juga sudah panjang. Jadi kelihatannya, untuk Cilegon lebih baik kita menghadirkan calon alternatif, pak Iye dan Awab,” ujarnya, Senin (29/6/2020).

Yandri menyatakan, PAN sejak awal menugaskan Iye sebagai bacalon Walikota Cilegon untuk mencari pendamping. Penentuan siapa bacalon wakil walikota, kata dia, diserahkan sepenuhnya kepada Iye. Karena di pilkada baik Iye dan pasangannya yang akan menentukan kemenangan saat bertarung di pilkada Cilegon.

Pada akhirnya dalam pertemuan kemarin, kata Yandri, Iye telah memutuskan pasangannya dengan meminang Awab sebagai pendampingnya.

“Kemarin pak haji Iye ketemu dengan saya, sudah menyelesaikan bahwa pak haji Iye sudah bulat, sudah nyaman, dan final gandeng pak Awab sebagai calon wakil walikota,” terangnya.

Soal sosok Ketua DPC PDIP Cilegon, Reno Yanuar belakangan juga melobi PAN untuk berpasangan dengan Iye, Yandri tak menampik hal itu. Namun, karena pertimbangan koalisi awal antara PAN dengan Demokrat dan PPP telah terbangun serta dilaluinya proses perjalanan komunikasi politik, diskusi dan analisa yang panjang, ketiga parpol akhirnya memutuskan untuk mendorong Iye-Awab berpasangan.

“Reno sudah kerumah saya dan itu didampingi Ketua DPW (PAN Banten) dan DPD (PAN Cilegon). Terus kelihatannya pak Reno mau berpasangan dengan pak haji Iye. Saya tidak keberatan. Tetapi kembali lagi setelah pertemuan itu, kita diskusikan, ada dorongan dari Demokrat dan PPP, mengusulkan pak Iye untuk dengan Awab,” terangnya.

Yandri menyatakan, ketiga partai telah sepaham untuk mengusung Iye-Awab. Bahkan Yandri yakin, rekomendasi penetapan Iye-Awab berpasangan sebagai Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon yang turun dari DPP tidak akan jauh dengan restu yang telah diberikan.

“Oh iya. Insya Allah,” tuturnya.

Sementara, Plt Ketua DPW PPP Banten, Subari Ushuludin mengatakan, pihaknya sebagai petinggi PPP di Banten sepaham dengan Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto. Baik dia dan Yandri merestui Iye dan Awab melenggang di Pilkada Cilegon.

“Kemarin itu, memang saya bertemu. Pak Yandri, Pak Awab, Pak Iye. Timbulah kesepahaman, bukan kesepakatan. Untuk Cilegon, PAN dan PPP merestui Pak Iye dan pak Awab,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mau berandai-andai namun dengsn kesepahaman tersebut akan meyakinkan DPP untuk mendorong Iye-Awab maju bertarung.

“Insya Allah besok saya kesana untuk memberikan usulan rekomendasi,” ungkapnya seraya menjelaskan rekomendasi yang diusulkan ke DPP yakni dua nama pasangan Awab-Iye dan Ratu Ati Marliati-Sokhidin.

Sementara, Bacalon Walikota, Iye Iman Rohiman mengatakan, pertemuan tersebut ibarat pertemuan antara anak yang meminta restu dari orangtua untuk menikah. Sebagai kader dari PAN yang ingin bertarung di pilkada Cilegon, kata Iye, dirinya harus membawa pasangannya kepada petinggi partai karena sejak awal ditugaskan PAN harus mencari pansangan. Dan akhirnya pada pertemuan tersebut, Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto dan Plt Ketua DPW PPP Banten, Subadri Ushuludin telah merestui kedua pasangan Iye-Awab.

“Kalau beliau memang, baik secara pribadi maupun organisasi partai tidak bisa ditutup-tutupi. Bagaimana mendorong haji Iye bagaimana pentas di pilkada cilegon. Dan pesannya harus menang. Dari awal sudah seperti itu. Haji Iye mencari pendamping, kan kita awalnya jadi pendamping awab. Dan ada perubahan kontelasi, ditanya lagi. Siap nggak, kata beliau. Saya jawab siap. Beliau bilang kalau siap, harus menang,” ujarnya.

Penjajakan Awab sebagai pasangan, kata Iye, tentu bukan dengan proses yang singkat. Iye mengaku, dirinya dan Awab sejak awal telah berkomunikasi politik dengan intens dan ingin berpasang-pasangan. Dalam perjalanan lobi politik, harapnya, kedua bacalon baik dirinya dan Awab mendapat restu dari PAN, Demokrat dan PPP.

“Pak Yandri, PAN khususnya, Demokrat dan PPP, karena pak haji yang akan menjalankan, semua menyerahkan ke pak haji iye.  Yang pada akhirinya, silakan, karena pak haji yang menjalankan. Istilahnya dalam berumah tangga suka dukanya pak haji iye. Kalau pak Yandri secara pribadi maupaun organisasi, apapun keputusan pak Iye, akan direstui. Makanya pak haji bukan hanya PAN saja, pak haji berharap bisa (parpol lain) merestui,” tuturnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here