CILEGON, SSC – Stadion Seruni atau Stadion Geger Cilegon kondisinya cukup memprihatinkan. Yang mana, beberapa atap plafon jebol hingga tidak adanya fasilitas air di stadion tersebut.
Kepala Disporapar Kota Cilegon, Sakri Jasiman tak menepis kondisi tersebut. Keadaan itu sudah cukup lama terjadi. Ia mengatakan, untuk memperbaiki Stadion Seruni membutuhkan anggaran yang cukup besar.
“Yah kita coba bor air. Karena anggarannya tidak kecil. Perlu anggaran yang cukup besar untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan tersebut,” kata Sakri kepada Selatsunda.com, Rabu (13/8/2025).
Menurut Sakri, untuk menyelesaikan dan melengkapi kebutuhan di Stadion Seruni, pihaknya membutuhkan anggaran hingga Rp 500 miliar.
“Tahun ini kami ajukan ke TAPD Kota Cilegon Rp 3 miliar. Tapi yang direalisasi hanya Rp 1 miliar. Dengan anggaran yang ada ini mungkin yang kita lebih fokuskan, untuk memperbaiki plafon yang jebol dan air. Itu dulu fokus kita sekarang. Sedangkan, untuk menyempurnakan stadion ini anggarannya butuh Rp 50 miliar,” ujar Sakri.
Sakri menjelaskan, saat ini Stadion Seruni masih membutuhkan 4.000 hingga 5.000 kursi penonton, papan score, loker untuk pemain, serta kelengkapan yang lain untuk para pemain.
“Apalagi kan, banyak tim sepak bola melirik Stadion Seruni ini. Tapi karena kelengkapan di stadion ini belum lengkap semua, jadi batal digunakan untuk homebast mereka. Padahal, dengan adanya homebest tersebut bisa menambah pendapatan untuk Kota Cilegon,” jelas Sabri.
Ke depan, Sakri berharap Pemerintah Kota Cilegon dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk perawatan rutin dan penyempurnaan fasilitas Stadion Gelora Geger atau Stadion Seruni.
“Harapan kami, ke depan ada alokasi anggaran yang memadai untuk perawatan serta penyempurnaan fasilitas stadion agar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” pungkasnya. (Ully/Red)

