CILEGON, SSC – Korban yang diterjang air laut yang pasang di Pantai Carita, Kabupaten Serang hingga diduga mengakibatkan tsunami, terus bertambah. Koban yang berjatuhan ini adalah penghuni hotel dan masyarakat setempat.
Informasi yang dihimpun dari Basarnas Banten hingga Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, Korban yang terdampak air pasang dan tsunami di Carita ini kurang lebih sebanyak 60 orang.
“Dari kantong mayat 27 kantong, polisi ada 15 kantong dan BPBD ada 20 kantong mayat,” ujar Koordinasi Lapangan Basarnas Banten, Hairoe Amir Abyan di lokasi Pantai Carita.
Hairoe menyatakan, korban yang meninggal dunia ditemukan di tempat berberapa tempat. Ada yang tertimpa reruntuhan, di dalam mobil dan di pinggir pantai.
“Ada yang ditemukan di reruntuhan, ada di pinggir pantai dan ada di dalam mobil. Dari laporan masyarakat, masih banyak yang terjebak di reruntuhan,” ujarnya.
Sementara korban yang hidup, kata Hairoe, langsunng dievakuasi ke Puskesmas Carita. Proses evakuasi, lanjutnya, masih terus berlangsung untuk mencari korban-korban lainnya. Diperkirakan korban masih terus bertambah.
“Kondisi di Sukarame, Carita masih banyak pengungsi yang di evakuasi ke Puskesmas. Sekarang kita sedang evakuasi semua. Baik yang meninggal dan yang masih hidup,” Paparnya. (Ronald/Red)

