Walikota Cilegon, Edi Ariadi menandatangani MoU Gerakan Menuju 100 Smart City 2019 yang digelar oleh Kementrian Kominfo di Jakarta,” Rabu (15/5/2019). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Pemkot Cilegon meneken nota kesepahaman bersama atau Memorandum Of Understanding (MOU) terkait penerapan gerakan menuju 100 smartcity 2019. MoU digelar di Kementerian Kominfo Republik Indonesia di Hotel Santika Hayam Wuruk Jakarta, Rabu (15/5/2019) ini diikuti 25 kabupaten dan kota di Indonesia. Penandatangan ini dhadiri langsung oleh Walikota Cilegon, Edi Ariadi didampingi oleh sejumlah unsur pemerintahan dan DPRD Kota Cilegon.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik (DKISS) Kota Cilegon, Ahmad Jubaedi mengatakan, Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk mendorong Cilegon menjadi kota yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan berbasis aplikasi smartcity. Melalui berbagai inovasi, tujuan tersebut dapat tercapai sehingga selaras dengan arah RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menenggah Daerah) Kota Cilegon 2016-2021.

“Setelah MoU ini, kita (Pemkot Cilegon,red) akan menyiapkam regulasi dengan membuat Raperda tentang master plant tentang pengembangan smartcity yang langsung dibina oleh Kementerian Kominfo. Jadi, nanti raperda ini, akan sama-sama dibantu oleh pusat,” kata Jubaedi saat dikonfirmasi, Rabu (15/5/2019).

Masih kata Jubaedi, Pemkot Cilegon berupaya agar tahun 2019 ini, implementasi smartcity di Cilegon dapat terealisasi sesuai dengan keinginan pemerintah pusat. Diharapkannya, raperda smartcity dapat juga segera terealisasi seiring dengan perwujudan program smartcity.

“Dari kementerian sih menargetkan tahun ini sudah teralisasi. Kita sih berupaya keras agar raperda tentang smartcity bisa terealisasi dengan cepat di Kota Cilegon,” pungkasnya. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?