CILEGON, SSC – Aplikasi Tiktok saat ini sedang melambung tinggi. Baik anak-anak, muda, orang tua, orang biasa bahkan pejabat sekalipun ikut-ikutan bermain Tiktok. Tanpa malu-malu Walikota Cilegon Edi Ariadi yang didampingi Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, Seketaris Daerah (Sekda) Cilegon Sari Suryati dan Asda I Kota Cilegon Taufiqurrohman serta beberapa pengawai di Pemkot Cilegon berjoget-joget dalam rangkaian kegiatan olahraga di Halaman Pemkot Cilegon, Jumat (28/2/2020).
Walikota Cilegon Edi Ariadi yang menggunakan kaos berlengan pendek bersama biru abu-abu serta sepatu putih biru ini rupanya sangat lincah dan piwai dengan gerakan-gerakan layaknya pendekar Banten. Edi pun cukup lihai mengikuti musik tiktok yang diputar.
Walikota Cilegon, Edi Ariadi pun menanggapi hal ini. Menurutnya, tiktok yang dilakukan oleh dia dan pegawai untuk sekedar membuang penat dan refeshing dengan segala pekerjaan yang terlalu berat. Karena tekanan kerja tinggi membuat pegawai mengalami gangguan kesehatan bahkan hingga meninggal dunia.
“Iyah buat refeshing aja buat teman-teman. Saya kemarin dapat informasi kalau kemarin staf ada 4 orang meninggal dunia karena penyakit jantung. Nah, tiktok bercampur olahraga ini akan lebih membuat badan sehat usai bekerja,” kata Edi kepada Selatsunda.com,” Jumat (28/2/2020).
Agar pegawai tidak melulu dalam tekanan, sambung Edi, Pemkot Cilegon berencana akan membangun poliklinik dan arena olahraga (gym) untuk ASN agar selalu berolahraga.
“Saya udah minta ke Pak Azis (Kepala Diskominfo Cilegon) untuk dibangun arena ngejim dan poliklinik di basement Diskominfo Cilegon. Di sana (poliklinik) pegawai bisa tuh gunakan itu,” ujarnya.
Tak jauh berbeda di sampaikan Edi, Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, jika dirinya baru pertama kali melakukam aplikasi tiktok digabung dengan olahraga.
“Yah baru pertama ibu tiktok itu. Selama ini enggak ada. Mungkin agar lebih refeshing kali yah,” pungkasnya. (Ully/Red)

