Komosaris PT Pertamina (persero), Condro Kirono beserta jajaran meninjau Mobile Storage di Terminal BBM Pertamina Tanjung Gerem, Kota Cilegon, Senin (30/12/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Komisaris PT Pertamina (persero), Condro Kirono memprediksi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji di wilayah Banten pada Libur Natal dan Tahun Baru 2020 mengalami kenaikan. Meski terdapat kenaikan, pasokan BBM di Terminal BBM Tanjung Gerem dan Elpiji di Terminal Tanjung Sekong di Banten dipastikan aman.

“Khususnya di bulan desember ini ada kegiatan Natal dan Tahun Baru, khusus wilayah TBBM Tanjung Gerem ini ada kenaikan, premium 15 persen, solar 4 persen, adapun penurunan pertalite 1,6 persen sedangkan LPG ada kenaikan 3 persen,” ujar Condro saat meninjau Sarana dan Fasilitas di Terminal BBM Pertamina Tanjung Gerem, Kota Cilegon, Senin (30/12/2019).

Condro didampingi Senior Vice President Business Operation Pertamina Yanuar Budi H dan General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Tengku Fernanda menyatakan, kenaikan BBM ini seiring dengan tingginya konsumsi BBM oleh masyarakat yang menyeberang di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan berwisata di obyek pantai Anyer. Ia memastikan cadangan BBM untuk 17 hari kedepan di Banten aman.

“Memang mobilitas masyarakat meningkat. Penyeberangan Merak-Bakauheni di Natal dan Tahun Baru ini cukup tinggi,” terang dia.

Selain pasokan BBM di SPBU Reguler, Pertamina juga menyediakan Mobile Storage untuk mengantisipasi konsumsi yang meningkat. Mobile Storage ini disediakan di dua lokasi baik Pelabuhan Merak dan Pandeglang.

“Ini ada dua di Merak dengan kekuatan 8.000 kiloliter kemudian di Pandeglang satu. Karena Pandeglang khususnya Tahun Baru ada peningkatan wisata dan itu bisa ditambah,” paparnya.

Sementara, General Manajer MOR III Tengku Fernanda menambahkan, selain BBM, konsumsi Elpiji khusus 3 kilogram akan meningkat jelang tahun baru. Elpiji diprediksi meningkat di penghujung tahun.

“Demikian halnya konsumsi Elpiji subsidi 3 kilogram akan meningkat kembali pada hari ini (30/12/2019) hingga 14 persen dibandingkan normal atau sekitar 7.400 MT per hari. Dimana masyarakat memerlukan untuk keperluan memasak,” kata Fernanda. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here