SERANG, Selatsunda.com – Memasuki musim penghujan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Serang mengimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Banten untuk melakukan upaya antisipasi potensi bencana.
Koordinator Data dan Informasi pada BMKG Kelas 1 Serang Tarjono mengatakan, sejak September lalu sebagian wilayah Banten seperti Lebak bagian tengah dan Pandeglang bagian selatan sudah terjadi hujan. Bulan Oktober ini, daerah lain juga mulai terjadi hujan.
Memang, kata Tarjono, disaat transisi musim kemarau ke musim penghujan ini, karakteristik cuaca berpotensi ekstrem. Potensi yang memungkinkan terjadi baik itu angin kencang disertai hujan lebat, hujan lebat disertai petir, angin puting beliung bahkan yang lebih ekstrem bisa sampai terjadi hujan es.
Kemudian secara global, suhu permukaan air laut di Samudra Pasifik Bagian Tengah cenderung dingin dibanding wilayah Indonesia. Kemudian untuk wilayah Samudra Hindia, suhu permukaan air lautnya juga terpantau lebih dingin dibanding wilayah Indonesia.
Dari dua sisi ini lah, kata Tarjono, menyumbang uang air cukup signifikan sehingga terjadi hujan yang berpotensi menjadi cuaca ekstrem.
Untuk mencegah adanya potensi bencana dampak cuaca ekstrem, kata Tarjono, pihaknya mengimbau agar masyarakat melakukan langkah-langkah antisipasi.
“Karena ini masih masa transisi belum benar-benar masuk masa puncak musim penghujan, kita masih punya waktu untuk berbenah diri. Baik memperbaiki atau membersihkan drainase ,kemudian juga jika terpantau ada pohon cukup besar dan rapuh, sebaiknya dipangkas. Jangan sampai menimbulkan hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya, Kamis (13/10/2022).
Untuk mengintensifkan pencegahan ini juga, BMKG telah melakukan koordinasi dengan instansi lainnya. Rekomendasi disampaikan agar masyarakat dapat mewaspadai sedini mungkin potensi bencana. Karena puncak musim penghujan diprediksi akan terjadi pada Desember hingga Februari 2023 mendatang.
“Jadi kami sudah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/ kota, selain warning kemudian juga informasi peralihan musim 3 bulan kedepan. Jadi kami memberikan prediksi datanya, nanti rekan-rekan BPBD yang mengambil langkah-langkah warning ke masyarakat,” tuturnya.
“Karena saat ini sudah masuk musim peralihan dan diprediksi Puncak musim hujan di Banten terjadi dari Desember sampai Februari 2023,” pungkasnya. (Ronald/Red)

