20.1 C
New York
Kamis, Desember 11, 2025
BerandaPemerintahanMiris, Gedung Setda III Cilegon Bernilai Miliran Rupiah Tak Terawat

Miris, Gedung Setda III Cilegon Bernilai Miliran Rupiah Tak Terawat

-

CILEGON, SSC – Kondisi Gedung Setda III di Kantor Pemerintahan Kota Cilegon yang saat ini ditempati Dinas Komunikasi dan Informatika, Sandi dan Statistik, kian memprihatinkan. Beberapa bagian pada gedung yang dibangun tahun 2016 silam dengan anggaran senilai Rp16,49 miliar ini sudah tampak rusak dan tidak terawat.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, tepatnya di bagian Front Office Diskominfo ditemukan beberapa keramik lantai tampak sudah mulai terangkat dan lepas. Selain itu, di bagian ruang rapat di lantai 3, internit atau plafon di gedung ini pun juga jebol. Di sisi lain tepatnya di bagian toilet, kondisi gedung yang ditempati OPD dengan program unggulan Smart City itu juga memprihatinkan. plafonnya juga tampak jebol cukup besar. Sama halnya dengan kondisi di ruangan Seketariat dinas juga tidak terawat.

Salah satu pegawai mengaku tidak nyaman dengan kondisi ruangan yang sudah mulai rusak itu. Padahal usia gedung baru satu tahun pasca selesai dibangun.

“Malu aja Mba. Anggaranya besar hampir miliaran rupiah tapi kondisi gedungnya seperti ini. Kita (Diskominfo) belum lama menempati gedung ini tapi kondisinya udah seperti ini,” kata pegawai yang enggan identitasnya disebutkan, Senin (26/8/2018).

Ia menambahkan, sebenarnya Kepala Dinas Kominfo (Achmad Jubaedi) sudah mengetahui kondisi gedung ini. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan serius.

“Sebenarnya pak kadis sih udah tau kondisi ini. Apa mungkin pak Kadis diam aja atau gak mau bertindak apa-apa,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi yang diminta tanggapannya mengaku terkejut dengan kondisi gedung tersebut.

“Masa sih? Di mana? Kenapa gitu? Coba nanti saya cek kondisinya. Bukannya belum setahun itu gedung di tempati oleh Diskominfo,” kata Edi dengan raut wajah bingung,” Senin (27/8/2018).

Sekalipun tidak mengetahui kerusakan bagian gedung secara menyeluruh, Edi mengaku kesal jika perawatan terhadap gedung itu tidak dilaksanakan padahal pembangunannya menghabiskan anggaran belasan miliar rupiah.

“Saya juga kesal tuh sama dinas itu (Diskominfo,red). Masa temboknya merudul-merudul (terkelupas,red) apa hanya di diemin aja,” ujar Edi.

Edi mendesak, agar OPD yang menempati gedung itu dapat segera menangani masalah itu. Termasuk juga meminta agar OPD teknis yang membangun gedung itu turun tangan.

“Harus segera diperbaiki. Karena, mereka menempati gedung itu tidak lama. Coba koordinasi antara pihak PU dan Dikominfo,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo, Achmad Jubaedi membenarkan jika terdapat beberapa bagian gedung yang perlu diperbaiki. Pengajuan untuk perbaikan itu, sambungnya, telah disampaikan ke Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR).

“Sekitar dua minggu lalu kita sudah layangkan surat ke Bidang Cipta Karya untuk perbaikan. Memang ada bagian (lantai) yang terangkat. Itu kita ajukan untuk diperbaiki, ” tandasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -