20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaHukrimModus Pemudik Nyeberang di Merak Abaikan Keselamatan, Dirlantas Banten: Kita Tilang!

Modus Pemudik Nyeberang di Merak Abaikan Keselamatan, Dirlantas Banten: Kita Tilang!

-

CILEGON, SSC – Berbagai cara dilakukan pemudik untuk bisa lolos menyeberang di Pelabuhan Merak. Modus untuk mengindari larangan mudik ini dilakukan dengan berbagai macam cara mulai dari menumpang didalam pikap atau losbak terbuka, kendaraan travel gelap sampai menaikan mobil pribadi keatas truk.

Menanggapi ini, Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo mengatakan, akan melakukan tindakan tegas. Ia menyatakan, pihak kepolisian sejak pelaksanaan penyekatan kendaraan terkait larangan mudik bertindak persuasif humanis. Kendaraan pemudik yang hendak menyeberang diarahkan untuk putar balik.

Namun dalam perkembangannya, kata Wibowo, banyak warga malah melakukan cara-cara yang salah untuk bisa lolos menyeberang di Pelabuhan Merak. Baik dengan mengangkut kendaraan diatas truk hingga menumpangi pikap.

Menurutnya menumpang kendaraan dengan cara-cara itu adalah tindakan yang salah dan merugikan masyarakat sendiri. Kendaraan losbak yang digunakan untuk mengangkut pemudik bukan sesuai peruntukannya dan mengabaikan keselamatan berlalu lintas. Begitu juga dengan modus lainnya.

“Bahwa masyarakat yang menggunakan (kendaraan) tidak punya izin trayek, ini banyak merugikan. Sisi keamanan, kenyamanan, batas antara reef yang mungkin tidak sesuai. Dan apapibla terjadi kecelakaan tungga, ini juga tidak tercover oleh asurasi. Jadi hak-hak masyarakat juga akan terabaikan. Begitu juga kendaraan-kendaraan pribadi yang dijadikan travel,” ujar Dirlantas di Check Point Larangan Mudik Gerem, Kota Cilegon, Senin (11/5/2020) malam.

Untuk menyikapi fenomena itu, pihak kepolisian secara tegas akan melakukan penindakan pelanggaran (tilang). Ia mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti imbauan pemerintah melarang untuk mudik.

“Kedepan akan kita lalukan tindakan tegas. Kita tilang. Jadi saya himbau masyarakat tidak mengunakan cara-cara kucing-kucingan,” tegasnya.

Untuk diketahui, Data Ditlantas Polda Banten hingga hari ke-18 pada Operasi Ketupat Kalimaya 2020 telah memutar balik kendaraan pemudik sebanyak 4.772 unit kendaraan. Jumlah tersebut mengalami penurunan 7 persen dibanding hari sebelumnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini