JAKARTA, SSC – Idealnya, kadar kolesterol dalam darah haruslah dalam rentang 160-200 miligram per desiliter. Jika kadar kolesterol melonjak tinggi, kamu harus waspada sebab bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Buktinya, sederet penyakit ini bisa muncul karena level kolesterol yang melebihi batas normal.

Dikutip dari Health Line, pembentukan plak pada arteri adalah salah satu masalah dari penyakit yang satu ini. Untuk pembahasan lebih lengkap, simak di sini.

Pembentukan plak pada arteri membuat terjadinya pengerasan arteri. Ini bisa membuat arteri menyempit serta mengurangi aliran darah ke jantung yang mana dapat menyebabkan nyeri dada atau bahkan sakit jantung.

Perlu diketahui, gejala sakit jantung antara wanita dan pria bisa jadi berbeda. Namun secara umum, ciri-cirinya seperti sakit dada, kelelahan, sakit punggung, mual, serta napas yang pendek.

Pembentukan plak karena kolesterol juga bisa berdampak pada berkurangnya atau bahkan berhentinya suplai darah ke otak yang mana bisa menjadi penyebab terjadinya stroke.

Ciri stroke antara lain adalah wajah yang menyon, kehilangan keseimbangan, serta penglihatan yang menurun. Jika menemukan tanda-tanda tersebut, segera cari pertolongan medis.

Lagi-lagi, penyakit ini dapat terjadi ketika plak menumpuk di dinding arteri. Bahayanya, ini bisa memblokir darah ke area ginjal, lengan, perut, dan kaki.

Gejala PAD dini termasuk di antaranya kram, kelelahan, nyeri di kaki selama aktivitas atau olahraga. Tanda selanjutnya yang mungkin terjadi karena berkurangnya aliran darah meliputi pucat, kematian jaringan disebabkan oleh kurangnya suplai darah (gangren), atau luka di kaki yang tidak sembuh atau sembuh tapi sangat lambat.

Hipertensi dan kolesterol tinggi juga berhubungan erat. Ketika arteri mengeras dan menyempit karena timbunan plak kolesterol dan kalsium, jantung menjadi bekerja lebih keras untuk memompa darah. Akibatnya, tekanan darah menjadi tinggi yang tidak normal.

Inilah yang menyebabkan seseorang yang memiliki kolesterol tinggi bisa mempunya risiko terkena tekanan darah tinggi. Karena itu, mulai sekarang yuk perbaiki gaya hidup, atur pola makan dan rajin berolahraga. (Detik.com/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here