Sebanyak 65 narapidana di Lapas Kota Serang mendapat Asimilasi di rumah, Jumat (3/4/2020). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Sebanyak 65 Narapidana di Lapas Kelas IIA Kota Serang menjalani asimilasi di rumah karena dampak pandemik Virus Corona.

Program asimilasi ini dilakukan dalam tiga tahap. Pada Hari ini, Jumat (3/4/2020) sebanyak 34 narapidana dibebaskan. Sebelumnya pada Rabu (1/4/2020) sebanyak 20 narapidana dan Kamis (2/4/2020) sebanyak 11 narapidana telah lebih dahulu dibebaskan.

Kepala Lapas IIA Serang, Heri Kusrita mengatakan, pembebasan narapidana ini berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak, dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19. Narapidana diberikan asimilasi karena telah menjalani setengah masa pidana.

“Tentunya dari 65 narapidana ini sudah memenuhi persyaratan, sudah menjalani setengah masa pidana. Di tiga hari ini kita sudah melakukan sidang TPP, persyaratannya baik cek kesehatannya, warga binaan yang asimilasi rumah,” ujarnya usai membebaskan narapidana.

Ia menyatakan, asimilasi diberikan kepada narapidana dengan kasus kriminal pidana umum mengikuti Peraturan Menkumham Nomor 10 Tahun 2020.

“Kalau untuk yang tipikor dan terkait PP Nomor 99 Tahun 2012 itu tidak kita keluarkan. Karena dengan Permenkumham ini hanya menitik beratkan untuk narapidana yang kriminal pidana umum,” paparnya.

Ia menyatakan, narapidana masih dalam pemantauan Kanwil Banten Balai Permasyarakatan Serang karena seluruhnya menjalani asimiliasi rumah. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengusulkan hak integrasi narapidana untuk dibebaskan secara bersyarat.

“Yang 65 narapidana ini masih dalam pemantauan dari Bapas. Mungkin nanti Bapas sendiri akan memantau lewat videocall terkait Covid-19,” ungkapnya.

Diketahui, dengan asimilasi tersebut jumlah narapidana yang sebelumnya di Lapas Serang sebanyak 627 orang kini menjadi 562 orang. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here