Salah satu kandidat Bakal Calon Walikota Cilegon, Helldy Agustian yang juga Ketua Berkarya Banten ditemui awak media usai mengikuti Tahapan Wawancara di Kantor Partai Gerindra Banten, Minggu (1/12/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Tahapan wawancara pada penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon yang dilakukan Partai Gerindra jadi ajang adu gagasan para kandidat untuk mendapat tiket rekomendasi.

Ketua DPW Partai Berkarya Banten, Helldy Agustian, salah satu kandidat Balon Calon Walikota Cilegon yang mengikuti tahapan itu dan memaparkan visi misinya di Kantor DPD Partai Gerindra Banten, Minggu (1/12/2019).

Helldy pada tahapan itu mengutarakan sejumlah gagasan. Visinya adalah menjadikan Kota Cilegon maju, sejahtera dan bermartabat. Sedangkan misinya menyiratkan 4 hal penting. Pertama, dia menyinggung soal upaya untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Menurutnya, selama tiga tahun terakhir angka pengangguran di Cilegon masih tinggi. Upaya pemerintah, kata dia, belum nyata dan konkret.

“Selama 3 tahun ini kan selalu peringkat kedua. Dari 11,88 kemudin 9,33 bahkan kemarin naik menjadi 9,68. Sementara kita belum mendengar gebrakan apa yang dilakukan Pemerintah Cilegon untuk mengantisipasi hal ini. Ini kan pukulan berat. Daerah industri tapi penganggurannya juga banyak,” ujar Helldy kepada media.

Helldy menyatakan, cara mengatasi masalah itu terutama untuk penyerapan tenaga kerja (taker) di industri tentu ada obatnya. Salah satunya dengan mendirikan wadah Rumah Siap Susun. Menurutnya, gagasan wadah itu dengan menggunakan dana CSR industri, pemerintah bisa bekerjasama dengan industri mengkomodir calon taker lulusan tingkat SMA. Sehingga nantinya bisa mencetak calon taker yang siap bekerja di industri.

“Mereka (pemerintah dan industri) menciptakan kelas-kelas diperusahaanya yang lulusan Aliyah, lulusan SMK, SMA, mereka bisa belajar 6 bulan disitu dan 3 bulan mereka praktek lapangan dengan dikontrol Disnaker. Jadi Disnaker yang akan memberikan lamaran ke industri,” tuturnya.

Upaya lain menciptakan lapangan pekerjaan, kata Helldy, juga bisa dilakukan dengan mengembangkan kewirausahaan. Menurut dia, upaya bisa dengan membentuk BUMD yang menaungi pelaku UMKM. Wadah BUMD, menurut dia, adalah solusi bagaimana UMKM bisa diberdayakan untuk meningkatkan penghasilan dan taraf hidup masyarakat.

“Kita kan tahu, misalnya cabai banyak dari Jawa, pisang juga dari Lampung. Kenapa tidak kita bina itu di Cilegon. Kemudian misalnya, kita gagas ciptakan 500 pemangkas rambut dari Cilegon, bukan dari luar. Itu untuk memberdayakan masyarakat kita. Jadi nanti pemerintah mengajari, terus masyarakat yang membuat dan produknya diambil oleh BUMD untuk dipasarkan,” terangnya.

Tak hanya masalah lapangan kerja, Helldy juga menyinggung program pendidikan. Selama ini penyediaan fasilitas sekolah di Cilegon masih belum merata. Jumlah SMP Negeri menampung tamatan lulusan SD Negeri masih timpang.

“Lihat saja dari 150 SD Negeri, SMP Negerinya hanya ada 11 sekolah. Ada 1 kecamatan yang sampai saat ini, Kota Cilegon berdiri, belum ada satupun SMP Negeri berdiri sama sekali. Contohnya di Purwakarta, kalau orang (tamatan SDN) Purwakarta mau ke Jombang, di Jombang ada 24 SDN tapi SMP Negerinya cuman 1. Mau ke Grogol ada 14 SDN, SMP Negerinya cuman 1, SMPN 3,” paparnya.

Menurutnya masalah-masalah pendidikan seperti itu di Cilegon perlu ditata kelola secara komprehensif. Jika sudah dibenahi, warga yang kurang mampu namun tidak lagi terbatas fasilitas dapat menikmati pendidikan layak.

Masih kata Helldy, terkait visi yang dipaparkan pun menyinggung masalah pembenahan infrastruktur yang berkualitas. Masalah Terminal Seruni di Cilegon dicontohkan dia, harus ditata dengan baik. Selama ini, naik turun penumpang bis di Simpang Bojonegara menjadi biang kemacetan di Cilegon. Hal itu terjadi karena tidak terkelolanya Terminal Seruni dengan baik.

Dia juga menggagas jika nanti menjadi kepala daerah kinerja Pemkot Cilegon harus transparan. Pemerintah akan bekerja secara profesional dan anti terhadap korupsi. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here