Suasana aktivitas murid di SMKN 3, Cilegon. Pembangunan JLU berdampak pada keberadaan SMKN 3. (Foto Dok)

CILEGON, SSC – Pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) tampaknya tidak akan berjalan mulus dan kembali menemui persoalan baru. Pasalnya pembangunan mega proyek itu akan berdampak pada keberadaan SMK Negeri 3 yang berlokasi di Lingkungan Tunjung Putih, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Cilegon.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten untuk Kota Cilegon, Ofa Saefudin mengatakan, rencana Pemerintah Kota Cilegon untuk membangun JLU akan berdampak pada keberlangsungan kegiatan belajar mengajar SMKN 3. Pembangunan itu akan membelah lahan sekolah seluas 1,8 hektar dan memakan lahan yang akan digunakan seluas 2.215 meter persegi.

“awalnya, lahan SMKN 3 yang mau digunakan untuk itu luasanya hanya 1.653 meter persegi. Tetapi karena ada aturan sepadan jalan, itu menjadi 2.215 meter persegi, ” Ungkap Ofa, Senin (23/04/2018).

Dampak itu, papar Ofa, akan berimbas pada sejumlah fasilitas yang ada di sekolah. Antara lain akan meniadakan sejumlah ruang kelas, lapangan basket, dan fasilitas lainnya.

“dampaknya itu diantaranya aula akan kena, 5 ruang kelas dan toilet.  Termasuk lapangan basket juga terdampak,” Paparnya.

Agar aktivitas sekolah tidak terganggu, pihaknya mendesak kepada Pemprov Banten dan Pemkot Cilegon untuk secepatnya menyelesaikan persoalan itu. Supaya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa baik secara jangka pendek dan jangka panjang.

“kami berharap bisa dibangun dulu. Kan malu kalau numpang di sekolah lain. Kami berharap, ruang kelas untuk KBM tidak terganggu, itu yang penting. Apalagi, bulan Juni kan sudah ajaran baru. Jadi ini sudah mendesak,” Urainya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here