CILEGON,  SSC –  Dibandingkan dengan pemilu sebelumnya,  jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Kota Cilegon mengalami penurunan. Sekalipun menurun,  jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) malah mengalami kenaikan.

Ketua KPU Cilegon,  Irfan Alfi mengatakan, dari 8 Kecamatan yang ada di Cilegon pada pemilu sebelumnya tercatat ada 660 TPS. Sementara pada Pileg dan Pilpres 2019, jumlah TPS tercatat naik hampir dua kali lipat sebanyak 1.204 TPS atau meningkat hingga 91 persen.

“Kenaikan sekitar 2  kali lipat dari pemilihan sebelumnya. Kenaikan TPS ini juga, karena, adanya regulasi pemilih yang dibatasi sekitar 300 pemilih saja,” ungkap Irfan usai Rapat Pleno Terbuka dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2019 Kota Cilegon,  Selasa (21/8/2018).

Irfan menyatakan pembatasan jumlah DPT disetiap TPS itu mengacu Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan KPU yang berlaku. Bahwasannya disetiap TPS dibatasi dengan jumlah maksimal 300 pemilih. Irfan menilai, Pengurangan jumlah pemilih ini dapat menekan waktu saat penghitungan hasil pemilu nanti.

“Harapannya, agar proses penyelesaian penghitungan pemungutan suara di TPS itu bisa selesai tepat waktu, ” paparnya.

Selain itu, papar Irfan, pembatasan itu juga untuk memudahkan bilamana terdapat pemilih tambahan. Pemilih tidak lagi dipindah ke TPS yang jaraknya jauh dari lokasi alamat tinggalnya.

“Jika ada pemilih tambahan maka tidak dipindah ke TPS yang letaknya jauh, kalau sudah diberikan spase 50 pemilih tinggal dimasukan saja ke TPS tersebut,” terangnya.

Untuk diketahui, Kecamatan Cibeber terdiri dari 6 kelurahan dengan 168 TPS dan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 18.208 orang dan perempuan 18.075 orang. Kecamatan Cilegon terdiri dari 5 kelurahan dengan jumlah TPS 121 dan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 15.237 orang serta pemilih perempuan 15.021 orang.

Selanjutnya, Kecamatan Pulomerak ada 4 kelurahan terdiri dari 146 TPS dan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 15.198 orang dan perempuan 15.081 orang. Kecamatan Ciwandan terdiri dari 6 kelurahan dari 133 TPS dan pemilih laki-laki 16.779 orang dan pemilih perempuan 16.131 orang. Kecamatan Jombang terdiri dari 5 kelurahan dari 187 TPS dan pemilih laki-laki 21.319 orang dan pemilih perempuan 21.141 orang, Kecamatan Grogol terdiri dari 4 kelurahan dari 121 TPS jumlah pemilih laki-laki sebanyak 13.947 orang dan pemilih perempuan 13.804 orang. Untuk Kecamatan Purwakarta terdiri dari 6 kelurahan dari 120 TPS dengan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 13.760 orang dan 13.503 pemilih perempuan. Dan Kecamatan Citangkil terdiri dari 7 kelurahan dengan 208 TPS dengan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 24.517 dan pemilih perempuan sebanyak 24.415 orang. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here