20.1 C
New York
Kamis, Desember 11, 2025
BerandaMaritimKomparasi Pelabuhan Warnasari dengan Probolinggo, Plt Edi : Perlulah, Kita kan masih...

Komparasi Pelabuhan Warnasari dengan Probolinggo, Plt Edi : Perlulah, Kita kan masih Bodoh!

-

CILEGON,  SSC – Plt Walikota Cilegon,  Edi Ariadi mengatakan,  Langkah-langkah strategis yang secara positif berkaitan dengan konsesi Pelabuhan Warnasari diminta dapat disegerakan.

Belakangan, untuk memuluskan perjajian konsesi membangun Pelabuhan Warnasari dengan lahan seluas 10 dari 45 hektar ini, Pemkot Cilegon dan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PT PCM) akan melakukan studi komparasi terkait konsesi yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ketika mengoperasikan Pelabuhan Probolinggo.

Edi yang menanggapi pertanyaan awak media sehubungan dengan urgensi studi komparasi itu menjawab dengan enteng. Ia mengatakan, jika studi itu sangat diperlukan karena pemkot masih perlu banyak belajar dari daerah yang telah lebih dahulu membangun pelabuhan barang seperti yang dilakukan Pemprov Jawa Timur.

“Perlulah, kita kan masih bodoh. Masih bodoh lah,  belum kebangun-bangun,” ketus  Edi ditemui di Kantor Pemkot Cilegon,  Selasa (21/8/2018).

Dari masukan yang Ia diterima, diketahui pelabuhan di Probolinggo telah melalui perjanjian konsesi dengan KSOP setempat. Ia meminta jajarannya tidak hanya sekedarnya saja melakukan studi komparasi namun dapat secara nyata juga memperbandingkannya dengan kondisi riil pelabuhan warnasari yang ada saat ini.

“Katanya konsesinya sudah,  35 tahun. Tapi kan dia sudah ada dermaga dan sebagainya. Kalau kita kan cuman tanah doang, tok. Sejauh mata memandang, air,  air,  air doang. Tapi kegemborannya itu sudah seperti gunung meletus Krakatau,” paparnya.

Untuk mempercepat konsesi, kata Edi, Ia telah memanggil jajarannya untuk segera memproses tahapan-tahapan yang dibutuhkan dalam konsesi. Bahkan Ia mendesak agar langkah – langkah strategis yang akan diambil untuk merealisasikan pembangunan pelabuhan itu tidak lagi ditunda-tunda.

“Tadi saya sudah panggil Ibu Ati (Plh Sekda), Ibu Asda 2 sama Pak Staf Ahli (hukum).  Konsesi harus segera.  Kalau dia harus ke probolinggo,  kalau bisa diperlajari lagi dulu konsepnya seperti apa baru lihat fisiknya disana. Jangan ditunda-tunda lagi,”  tegasnya (Ronal/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -