Ilustrasi Net

CILEGON, SSC – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon mengajukan kenaikan dana partai politik sebesar 100 persen ke Pemerintah Provinsi Banten.

Kasubid Fasilitasi Partai Politik dan Pemilu pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon, Nur Fauziah mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kenaikan dana parpol sejak Agustus 2021 lalu. Dana parpol dinaikan menjadi Rp 2,2 miliar berdasarkan acuan bantuan keuangan Rp 1,1 miliar dari perhitungan 238.624 suara sah Pemilu 2019 lalu.

Saat ini, kata dia, usulan tersebut tengah dibahas oleh Tim Verifikasi Pemprov Banten untuk mendapat persetujuan dari Gubernur Banten, Wahidin Halim.

“Kita sudah mengajukan kenaikan dana parpol ke Provinsi pada Agustus 2021 kemarin dengan mengusulkan naik 100 persen per suara. Meskipun kita mengusulkan kenaikan 100 persen kenaikan dana parpol, semua keputusan dari Tim Verifikasi dari Pemprov Banten,” kata Nur kepada Selatsunda.com ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Selasa (14/9/2021).

Baca juga  KPU Cilegon Tindak Lanjuti PAW Anggota DPRD Meninggal Dunia

Menurut Nur, terakhir dana parpol Kota Cilegon mengalami kenaikan pada 2017. Baru pada tahun ini, dana parpol diusulkan kembali dinaikan.

“Ada perubahan Permendagri untuk besaran kenaikan dana parpol tersebut yang tidak bisa kabupaten/kota rubah-rubah,” ujar Nur.

Ia menyatakan usulan tersebut menyesuaikan dengan ada perubahan Permendagri Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penghitungan, Penganggaran dalam APBD, dan Tertib Administrasi Pengajuan, Penyaluran, dan Laporan Pertanggung Jawaban Penggunaan Bantuan Keuangan Partai Politik.

Dalam regulasi tersebut, besaran nilai bantuan keuangan dapat dinaikan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah setelah mendapatkan persetujuan Gubernur.

“Jadi untuk kenaikan dana parpol di 2022 ini disesuaikan dengan kemampuan APBD daerah. Berapa daerah mampu menaikan dana parpol tersebut,” papar Nur. (Ully/Red)