Direkutur RSUD Cilegon, dr Lendy Delyanto, Kamis (25/1/2024). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Hingga 2024, Pemkot Cilegon masih enggan menganggarkan biaya perbaikan alat medis CT Scan milik RSUD Cilegon. Alat CT Scan ini yang diperoleh dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan senila Rp 12 miliar itu saat ini dalam kondisi rusak.

Demikian disampaikan Direkutur RSUD Cilegon, dr Lendy Delyanto mengatakan, untuk memeprbaiki alat CT Scan, pihaknya sangat membutuhkan anggaran Rp 1 miliar.

“Karena kondisinya sudah cukup lama, dan untuk menganti alat ini anggaran cukup mahal, jadi sampai saat ini belum dianggarkan untuk memperbaiki alat ST Scan tersebut,” kata dr Lendy kepada Selatsunda.com ditemui di gedung DPRD Cilegon, Kamis (25/1/2024).

Kata Lendy, meski di 2023 Pemkot Cilegon masih belum menganggarkan biaya perbaikan  alat medis CT Scan, RSUD Kota Cilegon justru mendapatkan bantuan dana yang bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) Kementrian Kesehatan untuk alat ST Scan baru.

“ST Scan yang bersumber dari DAK untuk 64 Slice. Sedangkan ST Scan yang rusak itu ukuran 128 slice. Bedanya 64 slice dengan 128 silce, kalau yang 64 slice itu tidak detail seperti ST Scan yang 128 slice. Kalau yang 128 slice itu bisa lebih dalam dan jelas dan mendalam,” sambung.

Meski di anggaran murni 2024 tidak disetujui Pemkot Cilegon, Lendy optimis di anggaran perubahan, anggaran alat medis ini bisa disetujui untuk diperbaiki. (Ully/Red)