Trans Hotel dijadikan lokasi isolasi Pasien Covid-19 di Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dan manajemen Trans Hotel Cilegon menjalin kerjasama menyediakan tempat isolasi bagi pasien yang bergejala virus corona (Covid-19). Namun tidak semua akan dirawat di Trans Hotel Cilegon.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Cilegon Dana Sulaksana mengatakan, pasien yang akan diisolasi di Trans Hotel terlebih dahulu akan dicek tempat tinggalnya. Bagi pasien yang rumahnya dinilai layak dan bisa dijadikan sebagai tempat isolasi, kata Dana, tidak perlu lagi dirawat di tempat isolasi pemerintah.

“Enggak semua pasien terkonfirmasi bergejala Covid-19 di isolasi di Trans Hotel Cilegon. Nanti dari puskesmas yang milih-milih pasien OTG mana yang layak diisolasi. Kalau rumahnya (pasien) itu layak dan pasien bisa bertanggung jawab diisolasi di rumahnya enggak masalah rumahnya diisolasi. Nah, kalau rumahnya gak memenuhi syarat dan justru berpotensi menularkan virus barulah dia tempatkan di sana dengan di jemput dengam mobil ambulans menuju ke tempat isolasi,” katanya kepada awak media ditemui di Pemkot Cilegon, Jumat (16/10/2020).

Baca juga  Guru dan Tenaga Honorer di Kota Serang Terima Tambahan Honor Dari Pemerintah Pusat

Dana menambahkan, Dinkes dalam mengawasi para pasien yang diisolasi akan menyiapkan sebanyak 5 orang tenaga medis berjaga setiap hari. Diantaranya, 1 dokter umum, 3 perawat dan 2 sopir ambulans.

“Petugas sendiri akan kita buat shift. Untuk total petugas yang disiapkan sebanyak 5 orang tim kesehatan,” tambah Dana.

Menyangkut tim medis maupun pekerja hotrl terhindar dari virus corona saat bertugas akan dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri APD).

“Semua kita siapkan dan kira berikan baju hazmat bagi tenaga kesehatan maupun pekerja di hotel tersebut. Untuk makanan pasien atas rekomendasi dan petunjuk dari Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda II), Dikrie Maulawardhana menyatakan, Trans Hotel Cilegon sudah bisa digunakan untuk isolasi pasien bergejala Corona hingga 31 Desember 2020.Hanya saja tidak semua pasien akan diisolasi. Sebab, dari Dinas Kesehatan akan mengecek kondisi rumah pasien tersebut.

Baca juga  Begini Cara Dinas Perpustakaan Kota Serang Atasi Parkir Sembarangan!

“Nanti dari tim Dinkes Cilegon akan cek langsung apakah rumah pasien yang bergejala itu punya lantai dua. Kalau rumahnya memungkinkan jadi tempat isolasi mandiri lebih baik di rumah sendiri. Nah, kalau rumahnya tidak memungkinkan, maka pasien bisa diisolasi di hotel. Jadi gak semua pasien di isolasi di sini,” tegasnya. (Ully/Red)