CILEGON, SSC – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon akhirnya menetapkan dua Bakal Calon, Ati Marliati dan Reno Yanuar menjadi Calon Wakil Walikota Cilegon. Kedua kandidat ini ditetapkan sebagai calon wakil walikota setelah diputuskan dalam Rapat Paripurna DPRD Cilegon tentang Penetapan Calon Wakil Walikota Cilegon Sisa Masa Jabatan 2016-2021 di Gedung Paripurna DPRD Cilegon, Rabu (10/4/2019).

Pantauan Selatsunda.com, hanya terlihat Ratu Ati Marliati menghadiri rapat paripurna penetapan itu. Ati tampak didampingi oleh Sekjen DPD II Partai Golkar, Sutisna Abbas. Sementara Reno Yanuar tidak tampak hadir. Ketua PDIP Cilegon ini dikabarkan tengah mengikuti Kampanye Akbar.

Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usman Umar mengatakan, penetapan calon wakil walikota Cilegon telah rampung dan dituntaskan oleh  Pansus dan Panlih. kedua kandidat baik Ati dan Reno yang sebelumnya mendaftar telah ditetapkan sebagai calon wakil walikota setelah melewati verifikasi panlih.

Diketahui setelah penetapan ini, DPRD akan mengagendakan pemaparan Visi dan Misi kedua calon wakil walikota. Pemaparan tersebut akan digelar pada Kamis (11/4/2019). Setelah itu, mekanisme pemilihan wakil walikota oleh 34 anggota dewan akan dilaksanakan dan dijadwalkan pada Jumat (12/4/2019).

“Tahapan berikutnya adalah penyampaian visi dan misi yang akan disampaikan besok Kamis, di gedung DPRD Kota Cilegon,” jelasnya.

Fakih meminta, agar kedua calon wakil walikota yang telah ditetapkan dapat hadir dalam agenda penyampaian visi misi.

Sementara, salah satu calon wakil walikota, Ratu Ati Marliati mengaku, siap menempuh seluruh mekanisme pemilihan. Prinsipnya jika terpilih, ia berjanji akan mendampingi dan membantu kerja Walikota Cilegon, Edi Ariadi supaya program RPJMD dapat rampung. Bersama walikota, harap dia, pembangunan di Cilegon dapat dijalankan dengan baik.

“Prinsipnya kan untuk pembangunan. Bagaimana program yang belum berjalan selama ini dapat berjalan. Karena ini RPJMD. Jadi harus benar-benar di jalankan,” ucap Ati kepada awak media.

Terpisah, calon wakil walikota lain, Reno Yanuar ketika dihubungi mengaku, belum dapat hadir pada paripurna karena agenda kampanye. Prinsipnya, bila terpilih menjadi wakil walikota Cilegon maka dirinya akan berkomitmen menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Cilegon. Baik menyangkut insfrastruktur, pengangguran, ekonomi (pemberdayaan UMKM yang belum maksimal), banjir, pembangunan Pelabuhan Wanarsari, Pembangunan Gedung Setda dan hal lainnya.

“Persoalan ini yang harus tuntas di kerjakan. Jadi wakil walikota itu harus gesit dan kerja keras. Wakil walikota juga harus mampu bergotong royong dengan semua OPD sehingga RPJMD bisa benar-benar teralisasi,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here