CILEGON, SSC – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon berhasil mengagalkan penyelundupan 4 ton daging celeng yang diduga ilegal. Celeng yang diangkut Truk Colt Diesel itu digagalkan petugas saat di Pelabuhan Merak, Cilegon, Jumat (20/7/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon Raden Nurcahyo Nugroho mengatakan, penangkapan daging celeng itu diketahui dari adanya informasi masyarakat. Truk bernomor polisi G 1450 LD yang mengangkut daging celeng itu diamankan petugas saat turun dari Kapal di Dermaga 5, Pelabuhan Merak.

“Setelah ditindaklanjuti oleh Tim Kawasdakan (Pengawasan dan Penindakan BKP Kelas II Cilegon, akhirnya tim Kewasdakan menemukan satu unit kendaraan tipe jenis colt disel keluar dari Kapal ALS di Dermaga 5 Pelabuhan Merak pada pukul 17.00 WIB. Kendaraan ini, langsung kita bawa ke Kantor BKP II kelas Cilegon,” kata Raden saat memberikan keterangan pers di Kantor BKP Cilegon,” Sabtu (21/7/2018).

Saat kendaraan diperiksa, kata Raden, ditemukan daging celeng dengan berat 4.637 kilogram. Dari pengakuan sopir, daging tanpa dilengkapi dokumen itu hendak di distribusikan dari Palembang, Sumatera Selatan menuju Solo, Jawa Tengah itu.

“Daging celeng ini, dilapisi dengan kardus dan karung putih, kemudian diletakan dibagian atasnya buah pisang dan daun pisang,” tambahnya.

Mengetahui tanpa dokumen, sambung Raden, Karantina langsung menyita daging celeng itu. Tiga orang yakni 1 sopir dan 2 kernet diinterogasi untuk selanjutnya dimintai keterangan.

“Jadi ada tiga orang yang kita amankan untuk dimintai keterangan, mereka statusnya masih sebagai saksi, “pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here