Kondisi jalan i Lingkungan Panakodan, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon yang rusak parah dan belum diperbaiki, Rabu (22/9/2021). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Warga di Kelurahan Cikerai meminta Pemerintah Kota Cilegon mempercepat perbaikan jalan di Lingkungan Panakodan, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. Pasalnya warga mendapat informasi, perbaikan jalan lambat lantaran terkendala teknis dalam pelelangan.

Tokoh masyarakat di wilayah Cikerai, Maftuhi mengatakan, perbaikan jalan Lingkungan Panakodan jauh sudah diusulkan di Musrenbang Kecamatan Cibeber pada tahun lalu. Jalan sekitar 1 kilometer menghubungkan Lingkungan Lebak Ayang dan Lingkungan Panakodan diusulkan untuk diperbaiki karena kondisinya berlubang dan berbahaya bagi warga.

“Itu sudah masuk dalam Musrenbang tahun 2020, pelaksanaan pembangunannya diundur karena Covid-19 sehingga ada di 2021,” ujarnya, Rabu (22/9/2021).

Saat ini, warga mengetahui jika pekerjaan tersebut sudah diusulkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan diproses lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setda. Hanya saja, kabarnya lelang tersebut diundur karena masalah teknis di mekanisme pelelangan.

Baca juga  Gegara Ngantuk, Minibus Daihatsu Xenia Nyungsep ke Sawah di Kawasan Banten Lama

“Katanya tender sudah berjalan dan sudah proses penawaran, cuman terhambat dengan apa, kami tidak tahu. Sistem atau apanya, katanya diundur lagi,” bebernya.

Maftuhi meminta agar pembangunan jalan tersebut dapat terlaksana dan tidak gagal lelang. Karena masyarakat sudah sangat membutuhkan akses jalan yang layak. Sementara kondisi jalan saat ini sudah memprihatinkan dan membahayakan.

“Selama ini masyarakat memang masih mengandalkan jalan tersebut, walaupun jalannya rusak dan berlubang. Kalau saya berharap proses lelang tidak mundur lagi, jangan sampai imbasnya pembangunan jadi terhambat,” tuturnya.

Sementara terpisah, Kepala Bagian Barjas Setda, Mariano menepis lelang disebut lambat. Pekerjaan tersebut memang sedang dalam proses lelang dan evaluasi. Kata Mariano, proses sedang dievaluasi karena pihaknya hati-hati memeriksa dokumen penawaran peserta. Di mana peserta yang mengikuti lelang juga terbilang cukup banyak.

“Sekarang ini masuk proses evaluasi, karena yang memasukan penawaran cukup banyak juga. Makanya teman-teman pokja harus cermat dan berhati-hati, karena bisa mungkin berimplikasi kepada hal-hal yang tidak kita inginkan,” paparnya.

Baca juga  Truk Tangki Air Minum Tabrak Rumah Makan dan Bengkel di Merak, Sopir Tewas Ditempat

Ia menyatakan, bukan hanya paket lelang tersebut yang dievaluasi namun saat ini pula paket lelang lainnya yang diusulkan berbagai OPD juga sedang banyak berproses.

Ia mengungkapkan, lelang paket jalan tersebut jika tidak terdapat kendala dimungkinkan akan selesai dievaluasi pada September ini. Sehingga pada Oktober dapat diusulkan calon pemenang dan proyek bisa segera dikerjakan.

“Sekarang ini kan masih proses evaluasi, maka sifatnya masih rahasia. kalau tidak ada kendala di evaluasi, ada kemungkinan Oktober usulan calon pemenang,” paparnya.

Sementara juga terpisah, Kepala DPUTR Kota Cilegon Ridwan mengatakan, jalan tersebut segera diperbaiki tahun ini. Anggaran perbaikan sekitar Rp 5 miliar.

“Panjang jalan sekitar 1,2 kilometer. Sudah proses lelang, mudah-mudahan bulan depan sudah bisa dikerjakan,” pungkasnya. (Ronald/Red)