Penjabat Sekda Banten Virgojanty didampingi oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten Imaduddin Sahabat dan sejumlah pejabat Provinsi Banten saat kegiatan birtual Rakornas Pengendalian Inflasi, Kamis (31/8/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.con

SERANG, SSC – Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten di Banten belum meraih penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Terbaik 2022.

Diketahui, TPID Terbaik diumumkan secara virtual pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2023 yang diselenggarakan di Istana Negara, Kamis (31/8/2023).

Pada Rakernas tersebut, TPID Kabupaten/Kota yang berprestasi di 2022 diraih TPID Tanah Datar (Sumetera), TPID Kabupaten Tasik (Jawa-Bali), TPID Kabupaten Landak (Kalimantan), TPID Kabupaten Minahasa (Sulawesi) dan TPID Sabu Raijua (Nusa Tengara-Maluku-Papua).

Selanjutnya, TPID Kabupeten-Kota yang meraih penghargaan yakni  TPID Kota Palembang (Sumatera), TPID Kota Banyuwangi (Jawa-Bali), TPID Kota Tarakan (Kalimantan), TPID Kabupaten Bone (Sulawesi) dan TPID Kota Kupang (Nusa Tengara-Maluku-Papua).

Kemudian untuk TPID tingkat Provinsi, yakni, TPID Provinsi Bengkul (Sumatera), TPID Provinsi DKI Jakarta (Jawa-Bali), TPID Provinsi Kalimantan Barat (Kalimantan), TPID Provinsi Sulawesi Selatan (Sulawesi) dan TPID Provinsi Nusa Tengara Timur (Nusa Tengara-Maluku-Papua).

Baca juga  Perdana, 50 Orang Warga Cilegon Dapat Kuliah Gratis di Universitas Terbuka Serang

Menanggapi hal itu, Penjabat Sekda Provinsi Banten Virgojanty mengaku tidak mempersoalkan tidak ada satupun pemerintah di kota/kabupaten di Banten yang meraih penghargaan TPID terbaik. Meski begitu, pengendalian inflasi masih terkendali.

“Reward itu kan istilahnya hanya untuk menyemangati saja. Insya Allah, mudah-mudahan kita semangat. Nanti kita (Provinsi Banten) fasilitasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, akses terhadap pangan tidak terkendala. Itu yang terpenting. Karena tujuan kita adalah memberikan pelayanan terbaik untuk mayaarakat terutaama memenuhi kebutuhan pangan dan pasikan pangan di Banten,” kata Virgojanty kepada awak media ditemui disela-sela kegiatan di Gedung KPw Bank Indonesia (BI) Banten.

Menurut Virgo, Pemprov Banten berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat terutama dalam sisi untuk memenuhi stok kebutuhan pangan.

“Upaya seperti operasi pasar dan terus meningkatkan produksi kebutuhan komoditas yang dipnatau pemerintah yang terkait inflasi seperti cabai, beras dan sebagainya,” terangnya.

Baca juga  Tingkatkan Retribusi, Perusahaan yang Gunakan  Tenaga Kerja Asing di Cilegon Dikumpulkan

“Kita akan terus upayakan itu, bahkan anggaran BTT juga sangat memungkinkan dimaksimalkan apabila memang dibutuhkan mendesak,” ucap Virgo.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten Imaduddin Sahabat menyebut penghargaan TPID yang diberikan merupakan hasil penilaian pada tahun 2022.

“Kejuaraan itu kan untuk Tahun 2022. Untuk tahun ini mudah-mudahan dengan ada banyak program yang pengendalian inflasi mudah-mudahan tahun depan lebih baik,” kata Imaduddin.

Menurutnya, inflasi Banten cukup baik. Terlebih lagi Banten termasuk lima besar terendah Nasional untuk Tahun 2023 ini.

“Kita optimis untuk tahun ini yah, karena Kalimantan misalnya yang mendapatkan penghargaan tadi kan ternyata inflasi nya tahun ini tinggi. Sedangkan Banten angka inflasi nya masuk lima besar terendah Nasional,” ucap Imaduddin.  (Ully/Red)