CILEGON, SSC – Proyek Pembangunan Kantor atau Gedung Baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon ditender ulang. Hal itu akibat lelang yang dilelang sebelumnya, gagal.

Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (BPBJP) Kota Cilegon, Syafrudin menyatakan, batalnya lelang itu disebabkan adanya beberapa dokumen pemenang yang tidak terpenuhi. Oleh karenai itu, BPBJP memutuskan untuk ditender kembali.

“Iyah memang kemarin itu sudah ketemu pemenang lelangnya. Tapi, pemenang tender di tahap pertama tidak memenuhi persyaratan yang kita minta, jadi kita lelang kembali proyeknya,” kata Syafrudin kepada Selatsunda.com, Sabtu (26/5/2018).

Meski dilakukan dua kali lelang, sambungnya, pembangunan Kantor di Jalan Panglima Polim Lingkungan Priok, Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang itu akan segera dibangun. Diprekdiksi dapat mulai dibangun pada bulan juni mendatang.

“Kemungkinan penyelesaian sendiri pada Juni pemenang lelang bisa ditetapkan. Adapun pembangunan bis dilakukan seminggu perayaan Idul Fitri ini. Karena tidak mungkin Ramadan dilakukan pembangunan. Kita sih berharap, Desember pembangunan Kantor baru BPBD sudah rampung,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Cilegon, Rasmi Widyani mendesak agar pembangunan Kantor BPBD dapat digunakan di bulan november ini. Mengingat, Kota Cilegon akan menjadi kota diselngggarakannya Ardeks Asia Tenggara.

“Yah malu aja kalau kondisi kantor kita seperti ini. Udah sempit dan kurang nyaman ajalah untuk dijadikan kantor,” ucap Rasmi.

Diketahui, pada laman LPSE Kota Cilegon, Pembangunan kantor baru BPBD dipaketikan dengan nilai pagu paket 10.1 Miliar. Paket itu bersumber dari APBD Kota Cilegon 2018. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here