LEBAK, SSC – Puluhan masa yang tergabung dalam Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) melakukan aksi unjukrasa di kantor leasing PT Bussan Auto Finance (BAF), Jalan By Pas Soekarno Hatta, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Selasa (23/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam aksinya ini, massa mempersoalkan tindakan debt collector leasing BAF yang melakukan penarikan secara paksa kendaraan masyarakat.

Ketua DPD ARUN (Advokasi Rakyat Untuk Nusantara), Suganda menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh pihak debt collector di Kecamatan Maja. Ia menyatakan, tindakan menarik kendaraan secara paksa tidaklah dibenarkan.

“Kami (Advokasi Rakyat Untuk Nusantara,red) sangat menyayangkan apa yang dilakukan  oleh pihak debt collector oleh pihak leasing BAF yang telah menarik secara paksa motor di  sekitar Kecamatan Maja,” kata Suganda dalam orasinya.

Ia meminta, agar Pemda Kabupaten Lebak, bisa mengkaji ulang izin usaha milik PT BAF. Tak hanya itu, mereka juga meminta agar pihak kepolisian untuk bertindak tegas dengan keberadaan debt collector yang menganggu kenyamanan masyarakat.

“Kami meminta agar pihak kepolisan untuk melakukan tindakan khusus terhadap keberadaan para debt collector yang jelas-jelas telah melanggar hukum,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Selatsunda.com belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak leasing. (MG-02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here