Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kota Cilegon, Ema Hermawati, Selasa (26/9/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tengah berupaya untuk melakukan rehab Pasar Kranggot. Rencananya, Pemkot akan mengajukan rehab Pasar Kranggot dengan mengajukan bantuan pendanaan dari Pemerintah Pusat melalui Dana Inpres.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, Ema Hermawati mengungkapkan, untuk merehab Pasar Kranggot membutuhkan anggaran yang besar. Sementara Pemkot terbatas anggaran. Oleh karena itu, rencananya Pemkot akan mengusulkan bantuan rehab Pasar Kranggot ke Pemerintah Pusat sebesar Rp 100 Miliar.

“Dengan adanya dana Inpres dari Pusat, Kota Cilegon gak usah pusing dan bingung untuk menggeluarkan anggaran untuk Pasar Kranggot. Kalau untuk memperbaiki saja, anggaranya besar. Jadi kalau menggunakan anggaran Inpres, APBD Cilegon tidak digunakan lagi untuk membangun pasar ini,” kata Ema, Selasa (26/9/2023).

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Kata Ema, pihaknya berkeinginan Kota Cilegon bisa mendapatkan anggaran dari pusat untuk rehab Pasar Kranggot sama seperti yang saat ini telah terealisasi yakni perbaikan JLS (Jalan Lingkar Selatan).

“JLS kan diperbaiki oleh pusat semuanya. Setelah diperbaiki langsung diserahkan ke Pemkot Cilegon. Nah, begitu juga di Kranggot, setelah selesai dibangun dari anggaran pusat, Pemerintah Pusat langsung menyerahkan pasar tersebut ke kami (Disperindag Cilegon),” katanya.

Disinggung adakah kota/kabupaten di Banten yang sudah menerima bantuan hibah pusat, Ema menyebutnya ada. Beberapa diantaranya seperti Kota Tangerang dan Kota Serang sudah menerima bantuan Inpres untuk pasar tradisional.

“Dengan hibah yang diberikan pusat ini, Pasar Kranggot bisa lebih mempuni layaknya grosir-grosir di Soreang, Kabupaten Bandung,” pungkasnya. (Ully/Red)