Foto Istimewa

LAMPUNG SSC – Relawan yang tergabung dalam Relawan Pustaka dan Jangkar Pustaka, Bandar Lampung menyalurkan air bersih ke Pulau Rimau Balak, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Penyaluran air ke desa yang berjarak 3 kilometer dari Pelabuhan Bakauheni itu dilakukan karena warga yang tinggal dipulau itu sulit mendapatkan air bersih.

Relawan Perahu Pustaka Lampung, Radmiadi mengatakan, dirinya tergerak untuk melakukan gerakan sosial karena melihat kondisi masyarakat di pulau itu yang belakangan sulit mendapatkan air bersih. Upaya dalam menyalurkan air bersih ke pulau terpencil sebanyak 3.000 liter pada Kamis, 19 April 2018  itu, papar Radmiadi, dilakukan agar masyarakat dapat terbantu khususnya dalam mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi.

“tujuan kegiatan kita ini, murni gerakan sosial untuk membantu masyarakat Pulau Rimau Balak untuk mendapatkan air bersih. Disana, hanya ada sumur tadah hujan dan airnya sangak kotor dan keruh. Menurut kami, itu tidak baik untuk konsumsi, apalagi untuk memasak ataupun untuk diminum,” Ungkap Radmiadi yang juga menjabat Kepala SAR PT. ASDP Cabang Merak itu, Jumat (20/04/2018).

Bersama dengan Relawan Jangkar Pustaka Lampung, Bripka Agung Gede dari Satuan Kepolisian Air (Polair) Polres Lampung Selatan, lanjut Radmiadi, penyaluran air yang dilakukan pihaknya diakui tidak mudah untuk disalurkan. Relawan harus bahu membahu bekerjasama mengarungi selat sunda dengan perahu seadanya agar air dapat sampai di lokasi.
“mengirim air bersih cukup berat karena harus mengambil air dari tempat sumber air. Kemudian kita membawa air dengan mobil terus diisikan lagi ke tangki yang ada di perahu. Setelah itu air kita bawa ke pulau lewat perairan selat sunda,” Paparnya.

Radmiadi menyatakan, air bersih yang disalurkan itu diharapkan dapat mengurangi beban hidup yang dialami 80 kepala keluarga yang tinggal di pulau itu. Karena bukan hanya persoalan air bersih  saja, sambungnya, aliran listrik juga masih belum tersedia dan diharapkan pemerintah dapat segera membantu masyarakat setempat.

“harapannya agar pemerintah dapat membantu warga yang ada disana, bukan masalah air bersih saja tetapi listrik juga tidak ada. Ini yang kita lakukan murni gerakan kami sendiri dengan dana semampu kami. Sekaligus kami mengadakan kegiatan literasi dan membantu apa yang menjadi keluhan warga,” Urainya (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here