Puluhan kosntruksi taman vertikal dibangun di atas trotoar tepatnya di Jalan Ahmad, Kota Cilegon, Selasa (11/12/2018). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Puluhan konstruksi taman vertikal di bangun di Jalan Ahmad Yani, Kota Cilegon. Pemasangan konstruksi ini dibangun tepat diatas trotoar yang dimanfaatkan para pejalan kaki.

Pantauan selatsunda.com, konstruksi rangka puluhan taman vertikal ini terlihat sudah mulai terpasang di trotoar. Pemasangan mulai dari ruas jalan Fly Over Cibeber hingga pertigaan Pondok Cilegon Indah. Panjang rangka diperkirakan hingga 5 meter dengan diameter mencapai 80 centimeter. Rangka tampak dipasang tepat ditengah trotoar.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Infrastruktur Kota pada Disperkim, Edhie Hendarto yang dikonfirmasi mengakui pemasangan taman vertikal itu dipasang diatas trotoar. Ia menyebut, pemasangan taman tersebut disediakan sebagai pengganti pohon yang sebelumnya sempat dipotong karena adanya pembangunan trotoar dan beton untuk gorong-gorong.

“Sebenarnya pointnya begini, jadi dulu pohon kan disitu banyak. Ketika PU babat habis untuk trotoar dan tidak menyisakan ruang untuk penghijauan, mau tidak mau perkim membuat penghijauan di area itu. Karena dibawah (trotoar) itu, ada gorong-gorong. Kita pasang itu sebagai pengganti pohon lah,” ungkapnya, Selasa (11/12/2018).

Disinggung soal pemasangan taman diatas trotoar itu mengindahkan hak-hak pejalan kaki sebagaimana tertuang dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009, ia menyatakan bahwa jauh sebelum perencanaan dibuat pihaknya telah mengkaji hal itu secara menyeluruh. Hak pejalan kaki atas pemasangan itu hanya terambil sekitar 80 cetimeter dari lebar trotoar.

“Memang itu sudah kita kaji. Jadi masih ada space 2,5 sampai 3 meter (untuk pejalan kaki). Yang terambil (untuk taman vertikal) spacenya kurang lebih 60 dan maksimal 80 centimeter lah,” tandasnya.

Sejauh ini, sambung Edhi, proyek dari APBD 2018 sekitar Rp 800 juta itu sudah hampir selesai dikerjakan. Tinggal pada tahap akhir, tanaman akan dipasang di rangka taman.

Saat ini pekerjaan rangka konstruksi taman sudah hampir selesai. Tinggal tahap selanjutnya akan dipasang tanaman merambat. Nilainya (pengadaan rangka dan tanaman) jadi satu. Kurang lebih Rp 800 jutaan. Sekarang memang ini sudah hampir selesai. Karena sistem pemasangannya di workshop, jadi tidak begitu terlihat pekerjaannya. Sekarang ini sedang dalam proses, tadinya kita mau pasang lampu juga biar indah,” paparnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?