Suasana Industri di Kota Cilegon.(Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Hampir dalam dua pekan terakhir terjadi kejadian bau bahan kimia menyengat yang dikeluhkan warga Cilegon. Kejadian pertama dialami warga di Lingkungan Sumur Wuluh, Kelurahan Gerem dan Lingkungan yang terganggu kesehatan, Selasa (4/6/2019) lalu. Dalam peristiwa itu, warga pingsan diduga akibat dampak zat kimia yang tercemar dari PT Dover Chemical. Kejadian serupa juga dialami warga di Lingkungan Cilodan, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Senin (10/6/2019). Warga mengeluhkan bau kimia menyengat seperti gas elpiji yang diduga bersumber dari pabrik industri di sekitar Ciwandan.

Manager Humas Resource and General Affair PT Dover Chemical, Dade Suparna yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Diakuinya, ada bahan kimia yang keluar dari pabrik dan terdampak ke masyarakat. Namun pihaknya membantah terkait ada dua orang warga yang pingsan akibat kejadian tersebut.

“Itu tidak pingsan. Cuman memang sempat kita tangani, dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Dade, Selasa (11/6/2019).

Baca : Gas Kimia Pabrik Dover Diduga Kembali Bocor, Dua Warga Sumur Wuluh Pingsan

Dade mengakui keluarnya bahan kimia itu bersumber dari Area Gliserin. Pihaknya saat ini masih melakukan investigasi terkait dugaan penyebab bahan kimia tersebut tercemar.

“Saat itu mau matiin mesin, di area Gliserin. Areanya di Gliserin, tapi bukan ditempat yang sama (peristiwa kebocoran pertama). Jadi waktu itu tidak ada orang (investigasi), jadi hari ini baru kita lakukan,” ungkapnya.

Terpisah, Senior Corporate Social Responsibility PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), Abraham Sinatrawan kembali mengklarifikasi terkait bau kimia menyengat yang dikeluhkan warga Cilodan. Sekalipun lokasi bau yang dikeluhkan itu berdekatan dengan CAP, namun kejadian tersebut dipastikan bukan bersumber dari pabrik CAP. Hal itu telah dibuktikan berdasarkan hasil pengecekan langsung di internal CAP. Pengecekan ini, kata dia, telah dianalisa lewat berbagai tes baik uji peralatan dan interview.

Baca juga : Warga Ciwandan Keluhkan Bau Kimia Menyengat, Diduga Berasal dari Pabrik Industri Sekitar

“Chandra Asri clear, dan tidak ada sumber bau itu dari kami. Karena sudah kita lakukan pengecekan langsung dilapangan. Hasil seluruhnya normal, tidak ada sesuatu di pabrik kami yang abnormal,” paparnya.

Ia menyatakan, informasi tersebut diharapkan dapat mengklarifikasi dugaan yang dikeluhkan warga. Bila perlu, harap dia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilegon dapat turut serta membantu menelusuri keluhan yang disampaikan warga.

“Kita berharap LH bisa menelusuri ke lapangan untuk menanggapi keluhan warga,” tuturnya.

Baca juga : Ini Karifikasi Chandra Asri Terkait Bau Kimia Menyengat yang Dikeluhkan Warga Ciwandan

Sementara itu, Kepala Dinas LH Cilegon, Ujang Iing menyatakan, peristiwa dugaan pencemaran yang terjadi di Dover, beberapa waktu lalu telah ditangani serius oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutanan RI sekalipun dia tidak menjelaskan hasil yang diinvestigasi pihanya.

“Yang Dover di H-1 itu yach? Laporannya sudah di Kementerian. Katanya dari Kemen LH sudah turun,” tuturnya.

Soal adanya bau menyengat yang di keluhkan warga Cilodan yang belum lama ini terjadi, ia baru mendapat informasi tersebut. LH akan secepatnya menindaklanjuti laporan itu.

“Bau disitu, nanti saya tanya dulu ya. Nanti saya cek di kelurahan. Disana kan ada posko kita,” pungkas dia. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?