Petugas menggunakan APD mengangkat peti jenazah di TPU Kedalingan, Kota Serang, Rabu (25/3/2020). Foto Screenshoot video

SERANG, SSC – Sebuah video petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) mengangkat peti jenazah di TPU Kedalingan, Kelurahan Cipare, Kota Serang dengan menggunakan ambulans Rumah Sakit Kencana viral di grup whatsapp.

Dalam video berdurasi 29 detik, terlihat petugas mengenakan APD layaknya menangani pasien covid-19. Empat petugas berpakaian APD tampak mengangkat peti jenazah berwarna coklat ke TPU dibantu oleh warga.

Diperoleh informasi, pasien yang meninggal dan dimakamkan di TPU Kedalingan adalah ASN yang bekerja di RS Kencana Serang.

Kepala Penerangan Korem 064 Maulana Yusuf, Mayor Inf Uung Nugraha dikonfirmasi membenarkannya. Dari informasi sementara yang diterima, kata Uung, pasien meninggal karena menderita penyakit stroke.

“Betul, almarhum meninggal karena stroke. Beliau itu PNS di Rumah Sakit DKT (Kencana) Serang,” ujarnya, Rabu (25/3/2020).

Lebih lanjut kata Kapenrem, pasien awalnya dirawat di RS Kencana. Namun karena alat untuk penderita stroke tidak tersedia, pasien dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

“Karena alat tidak ada disini (RS Kencana), di rujuk kesana (RSPAD Gatot Subroto),” jelasnya.

Kapenrem tidak dapat menyimpulkan video jenazah pasien diantar petugas dengan menggunakan APD. Namun memungkinkan pihak RS Kencana melakukan itu sebagai SOP mencegah penyebaran Covid-19.

“Kalau itu konfirmasinya ke kepala rumah sakit. Kan ambulansnya pakai DKT (Kencana). Kemungkinannya itu sudah SOP mereka. Kita tidak begitu paham SOP dari rumah sakit,” terangnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Wakil Dadenkes RS Kencana Serang, Mayor CKM Sugeng belum dapat menjelaskan.

“Supaya utuh penyampaiannya, besok, kepala rumah sakit yang menjelaskan,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here