CILEGON, SSC – Sebagian masyarakat di Kota Cilegon nampak dibuat bingung dengan masih belum dibukanya Alun-alun. Hingga saat ini dengan kondisi pandemi Covid-19 yang semakin membaik, Alun-alun Kota Cilegon masih belum beroperasi. Sebaliknya, aktivitas seperti mal dan bioskop sudah dibuka.
Kebingungan itu diutarakan salah satu warga Cilegon, Rohanah. Dia heran mengapa sampai saat ini, Pemerintah Kota Cilegon belum membuka Alun-alun.
“Padahal kegiatan sudah banyak tapi alun-alun belum dibuka. Kan alun-alun untuk rakyat. Kenapa sih sampai sekarang belum dibuka?” kata Rohanah kepada Selatsunda.com, Senin (13/6/2022).
Tak hanya warga yang dibingungkan dengan situasi tersebut, namun pedagang yang biasa berjualan disana mengeluh. Ketua Persatuan Pedagang Kota Cilegon (Perpokoci) Feriyana meminta agar Pemkot Cilegon membuka kembali alun-alun. Hal itu demi pedagang bisa kembali berjualan.
“Mal, kolam renang car free day, semua buka, kenapa Alun-Alun Kota Cilegon tidak?,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dengan dibukanya Alun-alun, tentu sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha para pedagang. Karena sedikitnya ada 70 pedagang yang bergantung hidup di Alun-alun.
“Kalau ditotal untuk pedagang di Alun-alun itu ada 30 pedagang, mungkin sampai 70 pedagang. Ini kan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang perlu didukung,” jelasnya.
Feri mengaku, pihaknya jauh sebelumnya telah melayangkan permohonan kepada Pemkot Cilegon agar alun-alun dapat dibuka. Sekitar tiga bulan lalu juga hal yang sama dilakukan kepada DPRD Cilegon. Namun, hingga saat ini belum ada respon.
“Kita sudah pernah sampaikan ke pemerintah, ke DPRD juga, tetapi belum dibuka juga,” kata Feri. (Ully/Red)

