20.1 C
New York
Rabu, Desember 17, 2025
BerandaPemerintahanWas-was soal Bom, Penumpang Minta Pemerintah Jamin Mudik Aman

Was-was soal Bom, Penumpang Minta Pemerintah Jamin Mudik Aman

-

CILEGON, SSC – Insiden pengeboman yang terjadi di Kota Surabaya, beberapa waktu lalu menjadi kekwatiran tersendiri bagi penumpang yang bepergian dengan menggunakan bus. Hal itu disampaikan Direktur Sarana Prasarana Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Yuyun Endang Wahyu Ningrum ketika berinteraksi langsung dengan penumpang di Terminal Terpadu Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon dalam rangka persiapan Angkutan Lebaran 2018, Minggu (20/5/2018).

Dalam interaksi itu,  Yuyun menerangkan, penumpang meminta kepada pemerintah agar dapat menjamin keselamatan penumpang diatas bus. Sekalipun telah dilakukan uji petik, penumpang meminta agar kondisi didalam bus diperiksa kembali sesaat sebelum berangkat agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

“Penumpang inginnya aman. Tidak ada lagi isu bom dan sebagainya. Tadi kita dengarkan juga, Bu kalau bisa, sebelum berangkat, ada petugas yang naik ke bus. Ngelihat, oh (sudah) aman,” ungkap Yuyun seraya mengulang yang disampaikan  penumpang di bus Arimbi.

Mendengar itu, kata Yuyun, pihaknya minta kepada pengelola TTM yakni Balai Pegelola Transportasi Darat VIII Banten dapat memperketat pengawasan bus. Bus yang keluar masuk saat mudik harus diperiksa. Termasuk sesaat sebelum bus keluar terminal, kondisi sudah dinyatakan steril.

“Memang sebaiknya harus dilakukan. Uji petik sekalipun, harus dilakukan. Sebelum bus berangkat kan harus lapor dulu ke pintu depan. Karena itu, ada petugas yang naik dan memastikan, kondisi bus dan penumpang didalamnya tidak ada yang mencurigakan dan aman diberangkatkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Terminal Terpadu Merak, Sugiyo mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan pengamanan ketat didalam terminal. Termasuk mengoordinasikan pengamanan itu dengan Polda Banten.

“Jadi nanti akan menempatkan anggotanya. Kurang lebih 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) lah untuk menambah pengamanan didalam terminal. Kita koordinasi terus dengan kepolisian, itu diambil alih oleh polda, ” tuturnya.

Sugiyo yakin keamanan didalam terminal akan dimaksimalkan pada pelaksanaan angkutan Lebaran nanti. Pihaknya bersama kepolisian akan membantu sepenuhnya untuk menjamin keamanan para pemudik.

“Kemungkinan akan kita lakukan dilapangan, namun mungkin tidak semuanya bus karena keterbatasan anggota dilapangan. Itupun kita dibantu pihak kepolisian,” tandasnya (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -