Ilustrasi

CILEGON, SSC – Sebanyak 6 pejabat eselon II di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan dilantik oleh Walikota Cilegon pada Jumat, 3 September 2021. Belakangan jelang pelantikan, keenam pejabat eselon II sunter diperbincangkan kalangan pejabat di Pemkot Cilegon.

Kabar yang beredar, nama enam pejabat yang akan dilantik yakni Dana Sujaksani yang saat ini menjabat Asisten Daerah (Asda) III Setda dirotasi menjadi Kepala BPKAD.

Posisi Asda III akan diisi Syafrudin yang saat ini menjabat Staf Ahli Walikota. Syafrudin kabarnya tetap akan menjabat Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin).

Selanjutnya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Tatang Muftadi akan menjabat Asda I. Tatang akan rangkap jabatan sebagai Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Pejabat eselon II lain, Ujang Iing masuk dalam daftar pejabat yang akan di rotasi Kepala Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik (DKISS) menggantikan pejabat sebelumnya, Ahmad Aziz Setia Ade Putra.

Baca juga  Helldy-Sanuji Dengan Elit Parpol Cilegon Makan Siang Satu Meja, Bicara Konsolidasi Politik?

Terkait pejabat yang masuk daftar promosi pejabat Eselon II, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Perlindungan Masyarakat Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon Ratih Purnamasari. Ratih dikabarkan akan dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon.

Sementara pada jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon, Walikota Cilegon akan melantik Sekrertaris Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon Eva Syarifah.

Menanggapi hal ini, Walikota Cilegon Helldy Agustian tak menampik jika dirinya akan melantik para pejabat eselon II hasil rotasi dan promosi.

“Dalam waktu dekat inilah. Sebelum 6 September 2021,” kata Helldy kepada awak media di temui di ruang kerjanya, Rabu (1/9/2021).

Baca juga  KPU Cilegon Tindak Lanjuti PAW Anggota DPRD Meninggal Dunia

Mengenai nama-nama pejabat yang beredar, Mantan Kepala Cabang Tunas Toyota Cilegon ini enggan berkomentar lebih detail.

“Pokoknya ada yang rotasi juga promosi,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan jika dirinya ingin mewujudkan pemerintahan bersih dan birokrasi sehat. Lantaran itu, mutasi promosi dan rotasi yang ia lakukan tanpa gratifikasi.

“Sekali lagi saya tegaskan tidak ada money politik atau ada orang dekat Helldy-Sanuji bisa memutasi dan rotasi pejabat. Saya ingin di masa pemerintahan Helldy-Sanuji bersih dari KKN,” tegasnya.

Dalam agenda pelantikan, selain rotasi dan promosi para pejabat Esselon II, dikabarkan Helldy pun akan mengumumkan nama-nama ASN yang mendapatkan sanksi keras. Sanksi tersebut mulai dari penurunan jabatan hingga pemecatan tidak terhormat.
(Ully/Red)