20.1 C
New York
Minggu, Mei 10, 2026
BerandaPeristiwaRawat Selama 2 Tahun Penuh Luka, Warga Baros Akhirnya Serahkan Buaya Muara...

Rawat Selama 2 Tahun Penuh Luka, Warga Baros Akhirnya Serahkan Buaya Muara ke BKSDA

-

SERANG, SSC – Salah seorang warga di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Bondan Aditya (25) menyerahkan Buaya Muara ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah I Serang-Jawa Barat (Jabar).

Tidak disangka dibalik penyerahan hewan yang dilindungi itu terdapat cerita memilukan. Bondan dalam pengakuannya, buaya itu sudah dirawatnya selama dua tahun. Kala itu, ia menemukan buaya tersebut nyaris mati setelah diamuk massa. Disekujur tubuh buaya ditemukan banyak luka serta luka tusukan dibagian kepala.

“Dapat buaya info dari salah satu warga, bahwa warga nemuin buaya, di pukulin warga, waktu di temuin buaya udah hampir mati, ketusuk kayu juga, ternyata masih hidup,” katanya saat ditemui di BKSDA Serang, Selasa (15/09/2020).

Pemuda ini pun memutuskan untuk merawat buaya dengan bobot 30 kg dan panjang 1,8 meter itu. Setelah besar dan sembuh, ia kemudian menyerahkan kepada pihak yang berkewenangan.

“Saya serahkan ke BKSDA karena hewan ini salah satu yang dilindungi,” paparnya kembali.

Sementara, Kepala BKSDA Serang, Andre Ginson, pihaknya setelah buaya diserahkan akan merawat di tempat penangkaran Murui yang berlokasi di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Dimana nantinya akan dilepas liarkan di alam bebas.

“”Buaya ini ada kecacatan di mata dan kepalanya, kemudian dipulihkan oleh pemiliknya. Semoga masyarakat bisa mengembalikan yang dilakukan seperti ini melalui kita ke BKSDA,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki hewan langka dan dilindungi, untuk segera menyerahkannya ke BKSDA agar mendapatkan perawatan. Sehingga ekosistem alam dapat terjaga kelestariannya.
(Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2