20.1 C
New York
Selasa, Mei 12, 2026
BerandaPemerintahan11 Napi di Lapas Cilegon Positif Corona

11 Napi di Lapas Cilegon Positif Corona

-

CILEGON, SSC – Belasan narapidana di Lapas Kelas IIA Kota Cilegon positif virus corona (covid-19) usai melakukan rapid test antigen mandiri.

Ketua Tim Satgas Covid-19 Lapas Kelas IIA Kota Cilegon, Zulkarnaen mengatakan, dari 50 sampel yang dilakukan (30 narapinda dan 20 petugas) sebanyak belasan napi dinyatakan positif corona. Saat ini belasan napi positif corona telah memisahkan antara napi yang terpapar Corona dengan napi yang negatif hasil rapid test antigen mandiri. Para napi yang positif corona ini berada di gedung blok B untuk dilakukan isolasi mandiri.

“Mengingat perkembangan virus corona di luar sana semakin tinggi, akhirnya kami melakukan rapid test antigen sendiri. Dan hasilnya dari 50 orang yang kita rapid test menunjukan hasil 11 orang terkonfrimasi corona. 11 napi yang positif corona mendapatkan perhatian khusus dari petugas,” kata Zulkarnaen kepada Selatsunda.com terkonfirmasi,” Jumat (1/1/2020).

Zul mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui belasan napi yang positif corona ini tertular dari mana. Sebab, sejak pademi covid-19, Lapas Cilegon tidak membuka kunjungan keluarga napi dari luar.

“Sejak pademi ini ada, kami (Lapas Cilegon) tidak membuka kunjungan keluarga. Kami pun tidak tahu apa penyebab belasan napi positif corona. Tapi yang terpenting, kami sudah melakukan langkah-langkah cepat untuk memutus, mempersempit virus corona di sini,” ungkap Zul.

Namun kini banyak napi yang merasa khawatir akan kondisi penyebaran Corona di dalam Lapas.

Dengan kondisi ini, Zul telah melaporkan kejadian belasan napi positif corona kepada Kepala Lapas Kota Cilegon Erry Taruna dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten untuk secepatnya ditindaklanjuti.

“Kami meminta ada perhatian penuh dari Pemprov Banten maupun stakholder lainya untuk memberikan perhatian penuh kepada para napi di Cilegon. Sebab, saat ini aja untuk rapid test antigen kita lakukan secara mandiri. Kami memohon dan berharap, para napi di sini semuanya bisa dilakukan swab atau rapid test antigen. Kami memohon pemerintah bisa memberikan perhatian penuh kepada kami. Kami ingin memutus rantai penyebaran covid-19. Untuk itu, perhatian stakholder terkait bisa membantu kami,” pungkas Zul. (Ully/red).

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2