CILEGON, SSC – Polres Cilegon dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2025 di Pelabuhan Merak telah menyiapkan sejumlah persiapan pengamanan. Salah satu yang disiapkan dalam mengantisipasi kemacetan di Pelabuhan Merak dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas Delaying System.
Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, ada tiga skenario yang disiapkan pihaknya untuk menghadapi arus mudik baik di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).
Dalam memetakan situasi arus mudik, kepolisian menyiapkan skenario mulai zona hijau, kuning dan merah. Pada zona hijau arus mudik dalam kondisi normal. Namun jika dalam zona kuning maka akan diberlakukan buka tutup. Sementara saat kondisi macet akan disiapkan pengaturan penundaan atau delaying system.
“Kita ada hijau, kuning dan merah. Apabila hijau normal, kuning apabila ada kepadatan arus, itu akan kita lakukan buka tutup termasuk penebalan personel. Apabila merah, itu delaying system dan parkir di buffer zone yang kita siapkan,” ujar Kapolres usai Apel Operasi Ketupat Maung 2025 di depan Mapolres Cilegon, Kamis (20/3/2025).
Untuk mengendalikan kepadatan pemudik dengan delaying system khususnya di jalur tol, pihaknya telah berkordinasi dengan Polda Banten dan Polda Metro Jaya. Pelabuhan Merak jika mengalami kemacetan, maka pihaknya akan melakukan pengaturan penundaan kendaraan di jalur tol dengan mengalihkan ke Rest Area Km 43 dan Km 68.
” Untuk sistem yang kita gunakan delaying sistem, sudah kita koordinasikan dengan Polda Metro Jaya. Dalam hal ini untuk delay di km 43 dan 68, selain delaying sistem kita antisipasi dengan pengurangan gate-gate di pintu tol apabila terjadinya kemacetan atau terjadinya kepadatan arus lalu lintas,” paparnya.
Untuk mengantisipasi antrean, kata Kapolres, pihaknya juga memperbanyak buffer zone. Pada arus mudik Lebaran tahun ini, pemerintah menyediakan 8 buffer zone yang disebar di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan BBJ.
“Berkaitan dengan penempatan buffer zone, kendala di tahun lalu terjadinya crowded antrean, salah satunya buffer zone yang kurang. Tahun ini kita perbanyak buffer zone, ada 8 buffer zone kita siapkan di tiga pelabuhan baik di Merak, Ciwandan dan BBJ,” pungkasnya. (Ronald/Red)

