20.1 C
New York
Kamis, Juni 11, 2026
BerandaPemerintahan2018, Puskemas Pulomerak Tangani 60 Orang Ganguan Jiwa

2018, Puskemas Pulomerak Tangani 60 Orang Ganguan Jiwa

-

CILEGON, SSC – UPT Puskesmas Pulomerak mencatat sepanjang tahun 2018 telah menangani kurang lebih 60 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kebanyakan yang tercatat berasal dari Kelurahan Taman Sari.

“Kami (UPT Puskesmas Pulomerak,red) selama 2018 telah menangani sebanyak 60 OGDJ. Dari jumlah 60 ODGJ yang tersebar di se- Kecamatan Pulomerak, kebanyakan dari Kelurahan Taman Sari sebayak 17 orang,” kata Kepala UPT Puskesmas Pulomerak Faisal saat ditemui Selatsunda.com pada kegiatan Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musrembangkel) Taman Sari, Kecamatan Pulomerak,” Selasa (22/1/2019).

Faisal menjelaskan, penderita OGDJ yang ditangani ini berusia antara18 hingga 45 tahun. Kepada penderita, lanjutnya, ditangani dengan metode khusus. Salah satunya membuat kelompok bermain dan mengajari para penderita untuk bisa menghidupi ekonomi sendiri.

“Para penderita yang ditangani di Puskesmas Pulomerak ini, kita ajarkan bagaimana pendirita yang sudah sembuh bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Selain itu, kita juga ajarkan mereka, bagaiaman bisa menghidupi ekonomi sendiri usai sembuh dari gangguan kejiwaan tersebut,” jelasnya.

Terkait penyembuhan, menurut Faisal tergantung pada jenis kelainan yang diderita oleh pasien. Pasien dapat sembuh cepat antara 1 hingga 3 bulan.

“Kalau dinyatakan sembuh total sih minimal selama 1-3 bulan. Itu pun tergantung rajin atau tidaknya pasien dalam berobat dan minum obat yang sudah diberikan. Tapi, kita sarankan, bagi penderita untuk rajin untuk berobat dan mematuhi aturan yang sudah ditentukan,” ucapnya.

Ia menerangkan, meskipun Cilegon belum memilki fasilitas lengkap dalam menangani kasus ODGJ, namun pihaknya optimis  Puskesmas Pulomerak mampu memberikan pelayanan terbaik khususnya untuk kasus penaganan ODGJ. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2