Plh Sekda Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati bersama Ketua Badan Anggaran DPRD Cilegon Isro Mi’raj membahas KUA PPAS di Bandung, Belum lama ini. Foto Ist

CILEGON, SSC – Proyeksi sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 Kota Cilegon mencapai Rp 1,86 Triliun. Proyeksi itu turun dibandingkan dengan APBD 2018. Hal ini terungkap saat Pemerintah Kota Cilegon membahas Rancangan KUA PPAS dalam rapat gabungan dengan DPRD Cilegon, belum lama ini di Bandung.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Cilegon Isro Mi’raj mengatakan, turunnya penganggaran APBD 2019 dipengaruhi beberapa hal. Salah satunya yang mempengaruhi itu terkait kucuran anggaran dari pemerintah pusat.

“Dari hasil pengamatan kami (DPRD) kemungkinan APBD di 2019 mendatang akan menurun, karena adanya beberapa pendapatan dari pemerintah pusat yang berkurang. APBD 2019 sekitar Rp 1,86 triliun. Tahun ini saja sudah Rp 1,95 triliun,” kata Isro kepada Selatsunda.com ketika dikonfirmasi, Rabu (8/8/2018).

Selain itu, kata Isro, penurunan itu dilatarbelakangi oleh adanya penambahan anggaran belanja daerah. Diantaranya, Tunjangan Prestasi Pegawai (TPP) dan sarana prasarana di DPRD.

“Di sini kan ada penambahan lima anggota Dewan. Makanya, ada biaya penambahan sarana prasarana yang harus dilakukan,” ujarnya.

Begitu juga, belanja untuk kebutuhan pileg dan pilpres mendatang, sambungnya, juga mempengaruhi penganggaran.

“Kebutuhan Pilkada sebesar Rp 2 miliar. Anggaran ini nantinya bisa dicicil dengan besaran Rp1 miliar atau lebih. Tapi, itu pun tergantung pada pemerintah pusat yang mengatur anggaran itu,” kata Isro.

Untuk mengimbangi anggaran belanja, sambung Isro, Pendapatan daerah perlu digenjot. Sejumlah pontensi yang dapat digali lewat pendapatan retribusi tera dan tera ulang.

“Sebelumnya retribusi tera dan tera ulang kan di provinsi, ke depan akan dilaksanakan oleh kabupaten kota. Nah, proyeksi dari sektor itu kurang lebih Rp500 juta,” sambungnya.

Sementara itu, Anggota Banggar Nurrotul Uyyun berharap dengan proyeksi anggaran di 2019 mendatang ini, Pemkot dapat bekerja maksimal. Ia meminta agar potensi pendapatan bisa lebih dimaksimalkan.

“Keberadaan (CCM) Cilegon Center Mall dan Retribusi Tera dan Tera Ulang, bisa menambah pemasukan untuk PAD. Kami berharap, Pemkot Cilegon dapat bekerja maksimal terhadap pendapatan anggaran ini,” pungkas Uyun (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here