Suasana ETH yang ada di Kelurahan Bendungan, Kota Cilegon, Kamis (21/2/2019). RTH ini kerap dijadikan tempat mesum oleh muda-mudi. Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Asisten Daerah (Asda) II Kota Cilegon, Beatrie Noviana belum dapat menanggapi secara konkrit mengapa proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Purwakarta mengalami gagal lelang. Saat dikonfirmasi, ia menyatakan masih perlu melakukan koordinasi terkait hal itu dengan anak buahnya.

“Mau wawancara apa? Saya lagi sibuk. Ini mau ketemu dengan Pak Mariano (Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa,red) untuk rapat,” kata Beatrie ditemui di depan kantornya seraya meninggalkan wartawan, Rabu (12/6/2019).

Baca : Proyek Taman Kota di Kecamatan Purwakarta Gagal Lelang

Terpisah, Walikota Cilegon, Edi Ariadi yang coba dikonfirmasi malah bertanya kepada awak media terkait proyek tersebut gagal lelang. Hingga saat ini, orang nomor satu di Kota Cilegon itu belum mendapat laporan tersebut.

“Dimana? Kok bisa? Sampai sekarang saya belum terima informasinya baik dari Asda II maupun dari Disperkim sendiri,” ujar Edi.

Edi mengira, kegagalan demi kegagalan lelang yang terjadi selama ini bukan tanpa latar belakang. Salah satunya karena ada mis koordinasi pimpinan dan bawahan sekalipun tak menyebut detail siapa yang dimaksud. Ia juga mengingatkan agar tidak ada permainan dibelakang trkait proyek yang dilelang.

“Selama ini kan jalan sendiri-sendiri antara kepala dengan anak buahnya. Di tambah pengawasan kurang. Coba sama-sama selesaikan masalah ini. Apa yang lemah? Persyaratannya yang lemah atau apa? Perlu diingat kepala dengan bawahanya jangan terpisah,” tegas Edi (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?