Spanduk pengumuman pelayanan tatap muka ditiadakan dipasang di Dinas Sosial Kota Cilegon, Minggu (23/8/2020). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Dinas Sosial Kota Cilegon meniadakan pelayanan tatap muka selama dua pekan. Kebijakan ini dilakukan menyusul satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Dinas Sosial (Dinsos) terkonfirmasi Virus Corona.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon Achmad Jubaedi menegaskan, penghentian pelayanan tatap muka dilakukan berdasarkan atas intruksi Walikota Cilegon, Edi Ariadi untuk meminimalisir penularan virus Covid-19. Kebijakan itu diberlakukan mulai dari 24 Agustus hingga 04 September 2020.

“Penghentian layanan tatap muka berdasarkan atas instruksi Pak Walikota Cilegon (Edi Ariadi). Intruksi ini baru dijalankan pasa Senin (24/8/2020),” kata Jubaedi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (23/8/2020).

Dia menyebut meski pelayanan tatap muka dihentikan sementara, namun para petugas kelurahan tetap datang ke kantor untuk memberikan pelayanan online.

Baca juga  Meresahkan, ODGJ Berkeliarkan di Kota Serang

“Layanan online yang bisa diakses oleh masyarakat ini, yaitu, layanan BPJS, layanan orang terlantar dan layanan UPT Data Kesos melalui whatsapp, telepon maupun SMS (Short Message Service),” sebutnya.

Ia berharap wabah ini cepat selesai dan kondisi kembali normal. Masyarakat diminta tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Yang lebih penting bagaimana masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan jaga jarak fisik, dan tetap menggunakan masker,” pungkasnya. (Ully/Red)