Sejumlah anak di Lingkungan Sumur Wuluh, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon menggunakan masker setelah timbul bau menyengat, Kemarin. Diduga warga terkena pencemaran dari krbocoran gas kimia PT Dover Chemical. Foto Dokementasi.

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi nampaknya cukup kecewa adanya kejadian bau menyengat yang terdampak terhadap warga Sumur Wuluh, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, kemarin, Rabu (16/4/2019). Kejadian pencemaran udara yang diduga dari kebocoran gas PT Dover Chemical hingga menggangu kesehatan warga itu, kata Edi, harus diungkap. Bahkan, orang nomor satu di Cilegon ini meminta agar pabrik kimia itu di proses hukum karena kejadian serupa tidak terjadi sekali saja namun telah terjadi beberapa kali.

“Harusnya di police line aja tuh mereka (PT Dover,red). Mereka itu udah melanggar undang-undang lingkungan hidup. Karena, kejadian ini kan gak sekali dua kali, tapi udah terulang terus-menerus,” kata Edi kepada Selatsunda.com, Rabu (17/4/2019).

Baca : Bau Menyengat Resahkan Warga dan Siswa di Sumur Wuluh, Diduga Akibat Gas Bocor Dover Chemical

Ia mendesak agar anak buahnya di Dinas Lingkungan Hidup bertindak tegas. Karena imbas kejadian itu sudah merugikan masyarakat.

“Saya minta itu Kadis LH (Ujang Iing,red) harus menindak tegas atas kejadian ini. Jangan lemah bahkan bermain-main akan kondisi ini. Bahkan, rekomendasi apapun jangan dimudahkan begitu aja. Kalau sudah begini kan berdampak buruk untuk warga yang tinggal di sana,” ujar Edi.

Meski demikian, kata Mantan Bappeda Cilegon ini mengaku, belum menerima hasil investigasi dari DLH atas kejadian tersebut.

“Pak Iing belum ngasih informasi apapun ke saya terhadap investigasi yang mereka lakukan ke PT Dover. Mungkin besok, Kamis (18/7/2019) saya tanyakan kembali ke Pak Iing. Yang jelas, agas kejadian ini saya menuntut agar PT Dover diberi sanksi tegas karena telah menganggu dan meresahkan warga di sekitar Sumur Wuluh,” katanya.

Baca juga : Dover Jelaskan Bau Menyengat Terdampak Warga Berasal Dari Area Olahan Bahan Gliserin

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilegon, Ujang Iing, mengaku, pihaknya akan memanggil Dover untuk mempertanggungjawabkan kejadian tersebut.

“Rencana kan kemarin mau dipanggil. Tapi dari Dover mangkir dalam panggilan ini. Besok akan kami panggil lagi untuk menjelaskan secara detail kejadian kemarin,” tungkasnya. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?