Ketua DPW Partai Berkarya Banten yang juga Walikota Cilegon, Helldy Agustian diwawancara awak media usai kegiatan Pelantikan Pengurus DPC Berkarya Cilegon, Minggu (26/9/2021). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian memberi tanggapan terkait pernyataan Mantan Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi yang mendukungnya dan wakilnya, Sanuji Pentamarta apabila kebijakan yang diambil berpihak kepada masyarakat. Namun juga jika sebaliknya akan dikritisi.

Mengenai hal itu, Walikota Helldy mengatakan, pernyataan tersebut adalah hal yang wajar. Ia menyatakan, dirinya di kala Iman Ariyadi menjabat walikota selalu mendukung kebijakan yang diambil. Sebaliknya pun, Iman diharapkan bisa mendukung pemerintah yang ia pimpin saat ini.

Helldy mengungkapkan, seluruh pihak tentu akan saling mendukung selama kebijakan yang diambilnya berpihak pada kepentingan seluruh masyarakat Cilegon.

“Wajar beliau mengatakan itu. Dulu pak Iman menjadi walikota, saya mendukung beliau. Jadi kita saling mendukung-mendukung lah. Artinya, selama itu kepentingannya untuk masyarakat kota Cilegon,” ungkapnya usai Pelantikan Pengurus DPC Partai Berkarya se-Kota Cilegon di salah satu hotel di Cilegon, Minggu (26/9/2021).

Helldy mengaku sangat mengapresiasi yang disampaikan Iman Ariyadi selaku Mantan Walikota Cilegon. Helldy yakin, Iman yang merupakan politisi Partai Golkar Cilegon melalui Fraksi Partai Golkar di DPRD, tentu akan saling mendukung pemerintah.

Baca juga  Pemkot Cilegon Gelontorkan Rp 2,3 Miliar Bangun 4 Palang Pintu

“Tidak apa-apa (didukung dan dikritik), saya mengapreasi. Beliau sangat mendukung, pemerintah kan saling mendukung. Dulu kan saya juga mendukung beliau. Sekarang beliau mendukung saya, kan nggak ada masalah juga,” terangnya.

Sebagai kepala daerah, menurut Helldy, semua pihak harus dirangkul termasuk tokoh politik seperti Iman Ariyadi. Tujuannya agar bisa bersama-sama membangun Cilegon.

“Semua harus dirangkul, kan membangun Cilegon ini membangun bersama-sama,” ungkapnya.

Helldy mengaku akan mengatur pertemuan khusus dengan Iman Ariyadi. Menurutnya bertemu adalah hal yang wajar dan justru sangat baik.

“Ketemu kan wajar-wajar saja. Namanya silaturahmi, antar tokoh itu kan nggak dilarang, nggak haram. Justru lebih baik lagi,” pungkasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Mantan Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi setelah bebas dari penjara langsung ziarah ke makam ayahnya, almarhum Tb Aat Syafaat di Masjid Al Islah, Jalan Kapten Piere Tendean, Kota Cilegon, Kamis (23/9/2021).

Dalam ziarah tersebut, Iman memberi sepatah dua kata dihadapan keluarga besar, warga dan loyalis yang hadir. Iman berujar belum dapat memberikan klarifikasi sejak kasus korupsi yang menjeratnya diusut KPK.
Dihadapan makam almarhum ayahandanya, Iman mengaku tidak pernah melakukan tindak pidana korupsi. Ia menyatakan pernyataan tersebut dan berani bersumpah.

Baca juga  Buruh di Cilegon Geruduk Kantor Walikota, Tuntut UMK 2022 Naik 10 Persen

Ia menyatakan itu karena kaget dengan hasil putusan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukannya ke Mahkamah Agung. Bahwa dalam amar putusan, Mantan Walikota Cilegon ini dinyatakan tidak pernah menerima uang Rp 1,5 miliar.

Dalam kesempatan tersebut, Iman sempat menyinggung keberatannya atas pemberitaan yang belakangan mengaitkan bebasnya dia menjadi ancaman terhadap kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota saat ini, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta. Ia mengaku tidak pernah mengancam Helldy-Sanuji.

Politisi Partai Golkar ini justru menyatakan akan mendukung pemerintahan Helldy-Sanuji apabila kebijakan yang diambil berpihak kepada masyarakat. Namun jika sebaliknya maka kebijakan-kebijakan yang diambil akan dikritisi lewat perpanjangan partainya di fraksi DPRD Cilegon.

“Tapi bila tidak berpihak pada rakyat maka saya punya 10 (kursi) fraksi, saya minta fraksi Golkar untuk mengontrol pemerintahan ini, berjalan menjadi pemerintahan baik. Terutama untuk janji-janji politik yang diberikan, bisa direalisasikan ke masyarakat,” pungkasnya.
(Ronald/Ully/Red)