CILEGON, SSC – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, menagih janji DPU-TR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) untuk merealisasikan pembangunan gedung baru.

Rencananya, pembangunan gedung baru ini bertempat di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, tepat di samping Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon.

Kepala BPBD Kota Cilegon Rasmi Widyani menyayangkan, hingga bulan ini, pembangunan gedung pun belum bisa realisasi. Dengan belum terbangunnya gedung baru ini, tentunya berdampak pada kegiatan Ardex (ASEAN Regional Emergency Response Simulation Exercise) yang direncanakan pada November mendatang.

“Kita kan tahu, Cilegon merupakan daerah yang akan dikunjungi oleh negara di Asia Tenggara. Tapi, hingga saat ini saja, kantor kami pun belum dibangun oleh pihak PU. Kami (BPBD, red) mendesak pembangunan gedung baru ini cepat teralisasi,” kata Rasmi kepada SSC saat ditemui di kegitan Sosialisasi Pencegahan Bencana di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (6/5/2018)

Rasmi menjelaskan, rencana kegiatan Ardex ini nantinya akak dipusatkan di Cilegon, pada November mendatang. Oleh karena itu, pembangunan gedung pun harus rampung sebelum Ardex digelar.

“Saya sih berharap, Oktober ini, kita sudah bisa menempati gedung baru. Sehingga, kita bisa mempersiapkan dengan matang kebutuhan apa saja yang dibutuhkan untuk Ardex tersebut,” jelasnya.

Ia mengaku, saat ini pihaknya kesulitan menyimpan alat-alat dan kendaraan operasional penanggulangan bencana. Ini karena sempitnya kantor yang ada saat ini. 

“Sekarang saja kantor kami masih sewa, bangunannya kecil dan sempit. Jadinya untuk menyimpan ini dan itu, kami kesulitan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR Kota Cilegon, Dendi Ridiatna masih sulit dihubungi. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here