CILEGON, SSC – Pemkot Cilegon kini mewajibkan para pegawainya untuk menggunakan Bakon (Batik Cilegon) setiap hari kamis.

Pelaksana Tugas Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, penggunaan bakon ini bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta para abdi negara di lingkungan Pemkot Cilegon terhadap daerahnya.

“Ini bukti cinta dan tak lain sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Edi kepada SSC, Senin (6/5/2018)

Edi menambahkan, penggunaan bakon ini nantinya akan dibuatkan Surat Edaran tentang Pakaian Dinas untuk setiap ASN di Lingkungan Pemkot Cilegon.

“Kalau memang dibutuhkan Surat Edaran nanti kita akan keluarkan. Kita ingin ASN di Lingkup Kota Cilegon ini bisa mempertahankan cinta tanah air dan buaya yang sudah ada,” tambahnya.

Edi menuturkan, keharusan pegawai mengenakan seragam batik Cilegon yang akan dilakukan setiap Kamis ini, akan bersamaan juga dengan penggunaan Bahasa Jawa Cilegon.

“Jadi akan sama-sama di setiap Kamis penggunaannya. Perwal bahasa Jawa Cilegon kan udah ada perwal (Peraturan Walikota) tidak memungkinkan, penggunanaan bakon ini akan kita Parwalkan juga,” tutur Edi.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Cilegon, (Dewan Kerajinan Nasional Daerah (dekranasda) Kota Cilegon, Lili Ariadi menerangkan, saat ini Kota Cilegon telah memiliki puluhan motif batik dan 5 jenis warna menarik. Salah satu motif yang saat ini terdapat di bakon, yaitu, motif gambar Landmark, Motif Masjid Raya, dan Motif Industri yang terdapat dalam 1 warna.

“Dengan berbagai motif yang kita (Dekranasda,red) miliki ini, bisa menjadi pilihan buat pegawai di Lingkungan Pemkot Cilegon untuk mencintai kebudayaan yang ada,” ucapnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here