Kepala KPw Bank Indonesia Banten Rahmat Hernowo, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi berfoto bersama dengan seluruh jajaran pimpinan perbankan di Banten dalam Peluncuran Kartu Debet Berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) di Alun-alun Kota Cilegon, Sabtu (15/9/2018). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Banten akhirnya resmi meluncurkan kartu debet berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Alun-alun Kota Cilegon, Sabtu (15/9/2018). Peresmian disaksikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi, Plh Seketaris Daerah Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati beserta jajaran, Kepala KPw BI Banten Rahmat Hernowo, Ortoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 1 DKI Jakarta – Banten serta seluruh jajaran pimpinan perbankan di Banten.

Kepala KPw BI Banten, Rahmat Hernowo mengatakan, kegiatan peluncuran kartu ATM GPN ini merupakan perdana digelar di Banten. Untuk mensukseskan kegiatan GPN Festival Banten ini, sambungnya, seluruh perbankan di Banten telah menyiapkan sebanyak 6.450 Kartu Debet GPN.

“Pada launching hari ini, semua perbankan di Banten kita ikut sertakan dalam kegiatan ini. Pada satu hari ini, semua perbankan di Banten telah menyiapkan 6.450 kartu debet berlogo nasional bisa ditukarkan di acara ini,” kata Rahmat saat ditemui wartawan usai kegiatan.

Rahmat memaparkan, penggunaan kartu ini memiliki berbagai manfaat. Selain mempermudah transaksi dan pelayanan, nasabah juga secara tidak langsung telah turut serta menjaga ketahanan nasional.

“Banyak manfaat dari kartu debet berlogo GPN ini. Seperti, para nasabah dapat menggunakan insfrastruktur di bank lain dengan biaya murah serta dapat menjaga ketahanan nasional dalam konteks pembayaran nasional,” paparnya.

Secara nasional pada tahun 2018, lanjutnya, BI menargetkan nasabah sudah memiliki kartu debit, kartu ATM, elektronik money berlogo GPN hingga mencapai 30 persen. Program ini akan dilakukan hingga tahun 2022.

“Sebenarnya untuk target hingga 2022 semua sudah menggunakan kartu ATM berlogo GPN. Tapi, kalau secara nasional sendiri untuk tahun ini mencapai 30 persen. Sedangkan untuk di Banten sih, kami (KPw BI Banten) menargetkan sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemerintah melalui Bank Indonesia secara resmi meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada Desember 2017. Kebijakan penggunaan GPN secara efektif diberlakukan mulai 1 Januari 2018.

Di tempat yang sama, Pekaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi menyambut posisif peluncuran kartu debet berlogo GPN yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

“Saya kira bagus lah dengan launching ini. Kita (Pemerintah) harus mendukung dan mensupport acara ini. Saya sih minta, cukup satu kartu aja lah untuk semua transaksi. Enggak ada lagi dari mana-‘mana,” ujar Edi.

Mantan Kepala Bappeda Cilegon ini meminta, seluruh perbankan di Banten khususnya di Cilegon dapat mendukung sepenuhnya program BI ini. Salah satunya implementasi program tersebut dapat menggandeng Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Tinggal bagaimana perbankan saja ke masyarakat. Perbankan ke UKM (Usaha Kecil Menenggah) dalam memberdayakan keberadaan mereka (UKM),” ujarnya.

Ia berharap, program GPN bisa mempermudah akses transaksi bagi masyarakat dan beberapa program bantuan sosial di Pemkot Cilegon.

“Dengan kemudahan bertransaksi, kami juga berharap perekonomian di Cilegon semakin meningkat,” harapnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here